TNGHS Ungkap Penyebab Banjir Bandang Cicurug Secara Meteorologi dan Geofisika

Kamis, 24 September 2020 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Banjir bandang yang melanda tiga kecamatan di Kabupaten Sukabumi, Senin (21/09/2020) lalu, dipicu aktivitas Sesar Citarik yang mengakibatkan lempengan tanah bergeser kemudian menutupi bantaran sungai yang berada radius 1 kilometer dari puncak Gunung Salak.

Menurut Kepala Balai TNGHS Resor Kawah Ratu, Gun Gun Ganjar Gunawan, sesuai data yang diterima, sehari sebelum terjadinya banjir terdengar dentuman suara yang cukup keras di Jakarta, tetapi di sekitar kaki gunung tidak mendengar suara tersebut.

“Pemicu eropsi berawal dari gempa bumi bulan Maret mengakibatkan lempengan bebatuan vulkanik bergeser. Ditambah pada saat itu intensitas hujan cukup tinggi,” Kata Gun Gun kepada jurnalsukabumi.com, Kamis (24/09/2020).

Lanjutnya, pada saat sebelum terjadinya banjir bandang, curah hujan dengan intensitas tinggi mencapai 110 Mm dalam waktu yang cukup lama. Kondisi itu mengakibatkan tanah longsor sehingga menutupi aliran air, dan terbentuklah bendungan alamiah.

“Ketika bendungan tidak bisa tertahan lagi, air akan dilepaskan dengan membawa material yang dilewatinya seperti tanah, pepohonan, dan bebatuan,” ujarnya

Menurutnya, intensitas hujan mencapai di atas 100 Mm berimbas di hutan seperti ada titik-titik yang longsor, sekuat-kuatnya tanah pasti terkikis.

“Mungkin benar ada di blok 61 baru jadi ada kurang lebih tinggi 150 meter lebar 12 meter ketinggian itu tebing mungkin longsor duluan membendung jadilah air bah yang cukup besar,” ujarnya.  

Reporter: CR1 | Redaktur: E Sulaeman

Berita Terkait

Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat
Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Tak Sekadar Naik Tingkat, Atlet Tarung Derajat Sukabumi Digembleng Bidik Porda Jabar
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 
DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:28 WIB

Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Berita Terbaru