Jelang Pilkada Sukabumi, PPNI Perketat Netralitas

Sabtu, 5 September 2020 - 18:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Kabupaten Sukabumi, Masykur Alawi terus memperketat netralitas jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 ini.

Ragam cara pun kian ditempuh, agar pemahaman netralitas di tubuh persatuan profesi kesehatan ini dengan mudah diterima dengan baik bagi sesama perawat yang tersebar di setiap Puskesmas, Rumah Sakit, Kilinik hingga Perusahaan.

“Himbauan dan intruksi itu kita sampaikan baik ketika rapat pengurus, roadshow ke komisariat maupun melalui media sosial,” ujar Masykur Alawi kepada jurnalsukabumi.com, Sabtu (05/09/2020).

Apalagi sifatnya keanggotan PPNI yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sudah jelas wajib menjungjung tinggi netralitas. Oleh karena itu kata Masykur, DPD PPNI Kabupaten Sukabumi memastikan
akan selalu menjaga amanah tersebut.

“Ya, jika ada anggota PPNI yang dinilai tidak netral tentu kita akan lakukan sanksi dengan melihat status kepegawaiannya dan mekanisme penanganan pelanggarannya. Kemudian klo non ASN boleh berpolitik, dengan catatan tidak mengatasnamakan organisasi, jelasnya.

Lanjut dia, karena memang pada dasarnya keberadaan perawat kian jadi magnet pendulang suara Pilkada di Sukabumi. Selain, sebagai organisasi profesi kesehatan terbesar secara jumlah anggota, dan pastinya memiliki potensi suara yang besar pula dan diperhitungkan dalam Pilkada ini.

“Namun organisasi kami adalah organisasi profesi bukan partai politik, jadi kami harus menjaga marwah organisasi dengan netral organisasi yang harus kita tunjukan,” imbuhnya.

Bahkan ia mengaku tak mudah menghadapi persoalan ini. Tapi dirinya terus mengingatkan para perawat anggota PPNI agar tetap menjaga netralitas. Terlebih, sejak 5 agustus 2018 hingga kini memiliki tercatat ribuan perawat yang resmi terdaftar anggota.

“Sampai hari ini data anggota DPD PPNI Kabupaten Sukabumi berjumlah 2155 yang tersebar di 58 Puskesmas, 8 Rumah Sakit, Klinik dan perusahaan,” pungkasnya.

Reporter: Hendi II Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Pemkab Sukabumi Dorong Sinergi Kejaksaan dan Pers Perkuat Pengawasan Pemerintahan
Penerangan Hukum Kejari Sukabumi Bersama Pers: Merawat Kepercayaan, Mengawal Keadilan
Bupati Sukabumi Tekankan Semangat Persatuan di Momentum Hari Kesaktian Pancasila
Catatan Debu Jalanan: Jangan Biarkan KSU Terhenti di Tengah Jalan!
Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026
PWI Sukabumi Buka Ruang Kolaborasi, Ajak IJTI Perkuat Ekosistem Pers
Nanan Apon Diganjar IJTI Award, Minisoccer Sangrawayang Jadi Wadah Potensi Anak Muda

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Pemkab Sukabumi Dorong Sinergi Kejaksaan dan Pers Perkuat Pengawasan Pemerintahan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Penerangan Hukum Kejari Sukabumi Bersama Pers: Merawat Kepercayaan, Mengawal Keadilan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Bupati Sukabumi Tekankan Semangat Persatuan di Momentum Hari Kesaktian Pancasila

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:54 WIB

Catatan Debu Jalanan: Jangan Biarkan KSU Terhenti di Tengah Jalan!

Senin, 28 September 2026 - 13:54 WIB

Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026

Berita Terbaru

HEADLINE

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Okt 2026 - 14:12 WIB