JURNALSUKABUM.COM – Dalam rangka menyambut perayaan HUT RI ke-75 yang jatuh pada tanggal 17 Agustus, Ponpes Dzikir Al-fath menggelar Khataman Al Quran dengan Tema “Santri Mengaji, Corona Mati, Indonesia Maju” diikuti oleh 300 Santri secara bergiliran sesuai kelompok yang telah ditetapkan selama sehari semalam, Minggu (16/08/20).
Acara tersebut diselenggarakan di Mesjid hingga halaman Ponpes Dzikir Al-Fath yang terletak di Jalan Merbabu, Kelurahan/Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi.
Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi yang turut hadir membuka kegiatan tersebut mengatakan, acara tersebut merupakan satu satunya kegiatan HUT RI di Kota Sukabumi yang diisi kegiatan Keagamaan dengan mengkhatamkan 75 Kali Khatam Al Qur’an.
“Ini menunjukkan bahwa Al Fath sangat berkomitmen kuat dalam peningkatan kualitas keagamaan bagi warga masyarakat sekaligus mendoakan oandemi yang menimpa salah satunya Kota Sukabumi agar cepat hilang,” kata Achmad Fahmi kepada wartawan.
Lanjut dia, Kegiatan yang diselenggarakan Ponpes Al-Fath ini menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk selalu komitmen bahwa kegiatan-kegiatan besar harus diawali dengan kegiatan keagamaan salah satunya berupa pengajian.
“Kemerdekaan Indonesia diraih atas usaha dan doa dari umat islam sehingga masyarakat pun diajak untuk mengkhatamkan Al-quran. Dengan harapan, Indonesia menjadi negara yang maju dan dapat semakin mensejahterakan rakyatnya,” ujar Ahmad Fahmi.
Sementara itu, Pimpinan Ponpes Dzikir Al-Fath KH. Fajar Laksana mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk mensyukuri hari kemerdekaan Indonesia. Maka dengan Bersyukur, apalagi dengan harap di tengah pandemi, virus corona segera musnah di negeri indonesia ini.
“Para santri dibagi menjadi 75 kelompok, per kelompok terdiri dari lima orang. Semoga dengan Khotaman ini diterima oleh Allah, dan Indonesia menjadi negara baldatun thoyyibun warabbun ghofur,” imbuhnya.
Fajar Laksana menyampaikan, dengan membacakan Al-qur’an sebanyak 75 kali khotaman juga bentuk rasa syukur Ke-75 di Hari Kemerdekaan RI dengan tagline Santri Ngaji, Corona Mati, Indonesia Maju.
“Supaya bisa khatam membutuhkan waktu selama 15 Jam, sehingga santri terbagi kepada 75 kelompok, dimana Satu kelompok satu kali khotam terbagi kepada tiga orang per kelompok sehingga satu orangnya membaca sepuluh juz Al-quran,” tutupnya.
Reporter: Rizky Miftah || Redaktur: FK Robbi











