JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintahan Desa Semplak Kecamatan, Sukalarang Kabupaten Sukabumi. Belakangan ini semakin gencar melakukan sosialisasi dan penyemprotan disinfektan untuk mencegah penyebaran Virus Corona di tengah-tengah warganya.
Hal ini dilakukan sebagai wujud keseriusan pemerintah desa dalam pencegahan merebaknya wabah Corona (Covid-19). Selain itu juga merupakan langkah untuk mensosialisakan dengan memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa wabah Corona bukan hal yang bisa dianggap sepele.
Salahsatu yang jadi bahasan sosialisasi adalah agar warga selalu menerapkan protokol kesehatan guna menghindari penyebaran virus Cirona di wilayah Desa Semplak di masa transisi Adaptasi Kehidupan Baru (AKB) ini.
Sosialisasi itu dilakukan dengancara dor to dor ke setiap rumah warga, dalam kesempatan itu Pemerintah Desa Semplak mengajak masyarakat agar berperan aktif menerapkan protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran covid-19. Salahsatunya agar selalu rutin mencuci tangan dan menggunakan masker saat berada diluar rumah.
“Kita Pemerintah Desa Semplak selalu melakukan sosialisasi dan pencegahan oleh satgas Covid-19. Apalagi di masa new normal kita terus mengingatkan warga untuk selalu menggunakan masker, melakukan perilaku hidup bersih sehat, mencuci tangan memakai sabun,” kata Kepala Desa Semplak, Nura Widangnarti kepada jurnalsukabumi.com, Jum’at (24/07/2020).
Lanjut dia, selain sosialisasi pihaknya pun gencar melakukan penyemprotan cairan densifektan ke beberapa tempat umum hingga tempat ibadah. Selain itu Pemerintah Desa Semplak kata dia sedikitnya sudah membagikan ribuan masker ke seluruh warga yang berada di wilayahnya.
“Setiap hari Jumat seminggu sekali kita selalu melakukan penyemprotan disinfektan di setiap tempat umum hingga sarana ibadah, posyandu, pangkalan ojeg, bahkan sekolah – sekolah yang berada di wilayah kami dan hampir 2000 masker kita sudah sebar ke seluruh masyarakat,” imbuhnya.
Dengan gencar melakukan sosialisasi ia berharap penyebaran virus covid-19 di Indonesia khususnya di wilayah Kabupaten Sukabumi ini segera berakhir dan masyarakat bisa kembali hidup normal.
Selain itu tambah dia. Meskipun saat ini di wilayah Desa Semplak tidak ditemukan warga yang terpapar virus Corona, tidak menyurutkan niat nya dalam melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan agar masyarakat selalu terhindar dari penyebaran virus yang diduga berasal dari negara Cina ini.
“Sejauh ini di wilayah kami belum ditemukan warga yang terpapar virus Corona, semoga saja virus ini segera berakhir,” tutupnya.
Reporter: Riki Rahardian || Redaktur: FK Robbi











