Di Tengah Pandemi, Panitia Kurban Dilarang Bagikan Daging Menggunakan Kupon

Rabu, 15 Juli 2020 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Pertanian (DKP3) Kota Sukabumi, mengimbau panitia kurban di wilayahnya untuk mengutamakan protokol kesehatan Covid-19 saat menyembelih dan mendistribusikan daging kurban.

Salah satunya, panitia kurban sudah tidak boleh membagikan daging kurban dengan sistem kupon, untuk menghindari antrean dan kerumunan saat pembagian daging.

“Sesuai surat edaran dari Gugus Tugas Covid-19 setelah disembelih daging kurban harus didistribusikan langsung ke rumah penerima,” kata Sunaryo Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan DKP3 Kota Sukabumi, Rabu (15/07/2020).

Lanjut Sunaryo, cara membagikan kurban juga harus mengikuti standar protokol kesehatan bagi panitia, seperti menggunakan masker, sarung tangan, dan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).

“Panitia kurban pun menyediakan ruang tertutup untuk penyembelihan hewan kurban,” ujarnya

Hal itu agar tidak terjadi kerumunan orang yang menyaksikan proses penyembelihan hewan kurban, demi mencegah penularan Covid-19. 

“Jadi masjid-masjid lapangan atau tempat lain yang mengadakan pemotongan hewan kurban tempat nya itu sebaiknya dilakukan di tempat tertutup agar tidak mengundang banyak orang,” tuturnya.

Sunaryo menambahkan, untuk para penjual dan pembeli hewan kurban, sebelum dikurbankan harus wajib mempunyai Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), dan hewan bukan berasal dari daerah zona merah penyebaran virus menular seperti antrak.

“Kalau dari peraturan gugus tugas covid-19, kalau untuk penjual harus sesuai dengan keterangan SKKH dan hewan harus berasal dari daerah yang sehat dan tidak termasuk dari zona merah antrak, Setelah masuk dinas teknis harus melakukan pengecekan yang gak sehat dan belum cukup umur tidak boleh di jual,” pungkasnya.

Reporter: Riki Rahardian II Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Bupati Sukabumi Tekankan Pelayanan Publik: Jangan Ada Warga Datang Malah Ditolak
PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Sukabumi Segera Diperpanjang, Kinerja Jadi Penentu
Iptu Aah Turun Langsung Telusuri Pelajar SMA Kalapanunggal yang Dilaporkan Hilang
Aleut-aleutan Motor Ngalongok Dulur, Dirut BPR Sukabumi Turun Langsung Beri Bantuan Warga
RS Bumi Jayanti Dibangun, KNPI Sukabumi Soroti Multiplier Effect bagi Pemuda dan Ekonomi Lokal
Seniman HG Sukabumi Gelar Aksi Donasi Baju Layak Pakai untuk Anak Yatim Piatu
Festival Bonsai Nasional Semarakkan HJKS ke-156, Gaungkan Sukabumi ke Tingkat Nasional
Touring Lintas Selatan Bupati Sukabumi, Enam Titik Disambangi Bawa Bakti Sosial dan Bantuan

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 16:32 WIB

Bupati Sukabumi Tekankan Pelayanan Publik: Jangan Ada Warga Datang Malah Ditolak

Selasa, 22 September 2026 - 09:44 WIB

PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Sukabumi Segera Diperpanjang, Kinerja Jadi Penentu

Senin, 21 September 2026 - 12:45 WIB

Iptu Aah Turun Langsung Telusuri Pelajar SMA Kalapanunggal yang Dilaporkan Hilang

Senin, 21 September 2026 - 09:50 WIB

Aleut-aleutan Motor Ngalongok Dulur, Dirut BPR Sukabumi Turun Langsung Beri Bantuan Warga

Minggu, 20 September 2026 - 17:30 WIB

RS Bumi Jayanti Dibangun, KNPI Sukabumi Soroti Multiplier Effect bagi Pemuda dan Ekonomi Lokal

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam