JURNALSUKABUMI.COM – Puluhan Prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 310 Kidang Kencana (KK) bersenjata lengkap tiba di Masjid Provinsi Al Jabar yang berlokasi di Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Jum’at (26/06/2020).
Pantauan jurnalsukabumi.com, sejumlah pasukan Yonif 310/KK membawa senjata yang tak biasanya. Kali ini, para personel TNI itu membawa sejumlah peralatan kebersihan lengkap.
Nampak hadir dalam kegaiatan tersebut, Koramil 0607 Cikembar, Pemerintah Kecamatan Cikembar, Pemerintah Desa Bojongkembar, serta unsur masyarakat dan sejumlah Organisasi Kemasyarakatan atau Ormas lainnya.
Pasi Intel Yonif 310/KK, Letnan Satu Infantri (Letu inf) Darkina Iman Saputra mengatakan, ini merupakan kegiatan Karya Bakti antara Prajurit Yonif 310/KK, dengan Pemerintah Daerah khususnya Kecamtan Cikembar.
“Ini bukan kegiatan latihan atau perang ya. Hanya ikut membersihkan area Masjid Al-Jabar yang seakan tidak terawat. Maka dari itu, kepedulian dari Komandan Yonif 310/KK, berkoordinasi dengan Pemerintah setempat untuk melaksanakan Karya Bakti pembersihan sekitar lingkungan Masjid ini,” ujarnya.
Sasaran utamnaya sambung Darkina, yaitu dari mulai membersihkan selokan, rumput rimbun dan penataan taman. Personil yang diturunkan dari Yonif 310/KK ada 35 orang dengan dibantu unsur lainnya.
“Kami berharap setelah adanya kegiatan bersih-bersih, Masjid ini bisa digunakan. Karena sangat menyangkan, Masjid yang begitu besar dan megah, dengan kemungkinan biaya yang cukup besar jika tidak digunakan. Kemudian, dengan adanya kegiatan Karya Bakti ini bisa memperkokoh solidaritas antara TNI dan Masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu dilokasi yang sama, Dewan Kemakmura Masjid (DKM) Al-Jabar, H. Ruslan Abdullah menuturkan, sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Prajurit Tonif 310/KK ini.
“Atas koordinasi, Allhamdulillah kegiatan Karya Bakti bisa terlaksana dengan lancar di Masjid Provinsi Al-Jabar ini,” sambungnya.
Lanjut Ruslan, dengan segala keterbatasan kedepannya Masjid ini akan dipergunakan. Menurutnya, Masjid ini bukan hanya milik Provinsi saja, melainkan milik bersama atau milik semua umat Islam.
“Kemrin – kemarin memang tidak ada kegiatan di Masjid ini karena terbentur dengan peraturan Covid-19. Namun, sekarang peraturan tersebut sudah dicabut dan Insallah kedepannya Masjid ini akan kembali kegiatan. Seperti, Sholat Berjamaah, Pengajian mingguan dan yang lainnya,” pungkasnya.
Reporter : Ruslan AG II Redaktur: Ujang Herlan












