JURNALSUKABUMI.COM – Setelah Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB), pemerintah Kota Sukabumi, tengah mempersiapkan tatanan normal baru atau new normal. Dengan adanya new normal masyarakat bisa kembali melanjutkan rutinitas mereka di luar rumah, namun harus menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).
Tidak hanya pemerintah, pelaku usaha pun kini sudah bersiap-siap melaksanakan Adaptasi Kehidupan Baru (AKB). Termasuk pusat perbelanjaan di Kota Sukabumi yang sudah bersiap-siap menerapkan new normal bila tempat usaha mereka sudah kembali dikunjungi masyarakat yang berbelanja.
Terlihat seperti pusat perbelanjaan yang berada di Jalan Ahmad Yani, Kota Sukabumi, pantauan Jurnalsukabumi.com di lokasi pihak pengelola toko sudah bersiap menjalankan protokol kesehatan.
Sejumlah pengunjung mengantri untuk mencoba alat pendeteksi suhu tubuh di City Mall Kota Sukabumi. Selain menerapkan protokol kesehatan ketat, sejumlah toko juga menyediakan fasilitas pendukung ‘physical distancing’, seperti wajib penggunaan masker, dan stiker tanda jaga jarak sebagai persiapan operasional di era normal baru.
Petugas keamanan mengenakan masker dan berpelindung wajah saat bertugas sambil menge cek alat pendeteksi suhu ke setiap para pengunjung yang hendak masuk ke pusat perbelanjaan.
“Menjelang new normal tentunya kita mempersiapkan beberapa protokol kesehatan, seperti dari mulia pintu masuk pengunjung maupun dari area pusat perbelanjaan kita juga sudah ada, terutama penggunaan masker, rigging system atau pengunguman, tentang protokol kesehatan, juga akan berjalan semala 15 menit sekali,” ujar Manager Salahsatu Pusat Perbelanjaan Irwansyah di Jalan A Yani Kota Sukabumi kepada jurnalsukabumi.com, Rabu (25/06/2020).
Untuk pembatasan pengunjung, tambah Irwansyah, City mall Sukabumi menggunakan sensor pintu masuk. Dengan sensor tersebut, jumlah pengunjung yang keluar dan masuk ke mall akan terhitung secara otomatis.
“Kapasitas minimum pengunjung mall diangka 1200 orang perjam, tapi saat ini hanya mencapai sekitar 590 orang saja. Jadi masih di bawah jumlah minimum yang diizinkan,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Irwansyah berpesan kepada seluruh masyarakat Sukabumi yang akan berkunjung Citymall untuk tetap mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan.
“Kalau kondisi tidak memungkinkan atau kurang sehat sebaiknya tidak ke mall, terutama untuk ibu – ibu sebaiknya tidak membawa balita dibawah usia lima tahun yang rentang terpapar,” pungkasnya.
Reporter: Riki Rahardian || Redaktur: FK Robbi












