Mengamalkan Pancasila

Senin, 1 Juni 2020 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Deden Saepudin
Kepala SMK Nuurul Bayan Kalapanunggal /Ketua PD IPHI Sukabumi

JURNALSUKABUMI.COM – Tidak dipermasalahkan lagi tentang Pancasila kaitannya dengan sikap muslim terhadapnya. Meskipun tidak semua Pancasilais itu pemeluk Islam, tetapi semua muslim Indonesia tidak sulit menerima dan mengamalkan Pancasila. Seluruh silanya, jika dipraktekkan tidak bertentangan dengan Islam.

Pada tanggal 1 Juni 1945 tatkala Bung Karno mengusulkan 5 sila sebagai Weltanschauung bangsa Indonesia dalam sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), usul tersebut diterima oleh anggota sidang. Diantara anggota badan tersebut terdapat tokoh-tokoh umat Islam yaitu H.A. Salim, Abikusno Cokrosuyoso, Dr. Sukiman, Ki Bagus Hadikusumo, KH. Abdul Kahar Muzakir, KH.A. Wahid Hasyim, KH. Masykur, KH.A. Sanusi, KH.A. Halim.

Dengan lain perkataan dapat dikatakan, bahwa semenjak lahirnya Pancasila, umat Islam Indonesia telah menerimanya menjadi falsafah nasional negara Indonesia Merdeka didirikan.

Ketika Pancasila dijabarkan dalam piagam nasional (Piagam Jakarta 22 Juni 1945) penerimaan umat Islam terhadap Pancasila dicerminkan oleh para penanda tangan piagam. Dari sembilan orang penanda tangan (Sukarno, Muhammad Hatta, A.A Maramis, Abikusno Cokrosuyoso, Abdul Kahar Muzakir, H.A. Salim, Ahmad Subardjo, KH.A. Wahid Hasyim, Muhammad Yamin) semua beragam Islam kecuali A.A Maramis.

Dari yang beragam Islam itu lima orang sebagai tokoh pergerakan Islam (KH.A. Wahid Hasyim, Abikusno Cokrosuyoso, H.A. Salim, Ahmad Subardjo, dan KH.A. Kahar Muzakir).

Dalam perkembangan politik, Piagam Jakarta 22 Juni 1945 tertuang kedalam Pembukaan Undangan-Undang Dasar yang ditandatangani pada tanggal 18 Agustus 1945, 1 hari setelah Proklamasi Kemerdekaan.

Bisa disimpulkan, semenjak 75 tahun Umat Islam Indonesia yang terwakili oleh para ulama telah mempelopori bukan saja penerimaan terhadap Pancasila, tetapi turut mengambil peran aktif melahirkan serta merumuskan sila-sila Pancasila. Dengan demikian Umat Islam Indonesia turut aktif membidani lahirnya Pancasila, turut serta dengan aktif merumuskan Pancasila dalam suatu Piagam Nasional, serta menuangkannya kedalam Pembukaan UUD 1945. Itulah fakta sejarah!

Berita Terkait

Menjemput Berkah di Tengah Badai Geopolitik: Jihad Ekonomi, Budaya, dan Spiritual Kabupaten Sukabumi
Di Balik Senyum Siswa Sukabumi: Rasa Syukur atas Kehadiran Heri Gunawan
Semangat Kartini yang Tak Pernah Usai di Ujung Pengabdian
Lingkaran Setan di Kawasan Industri: Saat ATM Buruh Berpindah ke “Koperasi” Darah
Idul Fitri dan Wajah Baru Keadilan Pidana
Sajadah Literasi di Ujung Senja: Menjemput “Mubarakah” di Tengah Riuh Dunia
Pers Sehat, Investasi Kuat: Menjaga Nadi Ekonomi Kabupaten Sukabumi di HPN 2026
Air PDAM untuk Investasi Kesehatan dan Kualitas Hidup Keluarga
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:17 WIB

Menjemput Berkah di Tengah Badai Geopolitik: Jihad Ekonomi, Budaya, dan Spiritual Kabupaten Sukabumi

Senin, 4 Mei 2026 - 14:40 WIB

Di Balik Senyum Siswa Sukabumi: Rasa Syukur atas Kehadiran Heri Gunawan

Selasa, 21 April 2026 - 19:43 WIB

Semangat Kartini yang Tak Pernah Usai di Ujung Pengabdian

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:44 WIB

Lingkaran Setan di Kawasan Industri: Saat ATM Buruh Berpindah ke “Koperasi” Darah

Sabtu, 21 Maret 2026 - 09:33 WIB

Idul Fitri dan Wajah Baru Keadilan Pidana

Berita Terbaru

Uncategorized

Yellowstone-vixen: INVALID INSTRUCTION [SOLVED]

Selasa, 12 Mei 2026 - 03:33 WIB