Hindari Rapid Test, Puluhan Pemilik Toko Pasar Cibadak Memilih Tutup

Senin, 1 Juni 2020 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Puluhan pemilik toko di Pasar Semi Moderen Cibadak, Kabupaten Sukabumi, memilih tutup sementara, sesaat Tim Satgas Covid-19 melakukan rapid test, Senin (01/06/20).

Pantauan jurnalsukabumi.com, sedikitnya kurang lebih 20 pertokoan tidak melakukan aktivitas dagangnya. Lantaran, para pemilik toko tersebut enggan mengikuti pengecekan oleh petugas setempat.

Tak hanya pedagang atau pemilik toko yang jadi sasaran, kegiatan tersebut malah mendapat respon dari sejumlah pengunjung dan para supir angkutan umum yang ikut di test. 

“Kami menyayangkan kepada para pedang yang sudah terdaftar dan tiba-tiba menutupkan tokonya. Padahal, rapid test ini bagus untuk mengontrol kesehatan baik atau tidak adanya covid-19,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Iyos Somantri.

Tidak sampai disana, pihaknya akan mengintruksikan kepada pengurus pasar atau Tim Gugus Tugas Kecamatan Cibadak agar tetap memberikan informasi kepada para pedagang yang tutup saat ini.

“Rapid test ini penting. Maka dari itu, nanti petugas akan kembali mendata dan lakukan test susulan bagi yang belum,” tegas Iyos.

Tim Gugus Tugas Covid-19 saat melakukan rapid test di Pasar Semi Moderen Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Senin (01/06/20). Foto: Ifan/jurnalsukabumi.com.

Sementara itu, salah seorang pedagang Ule Supardi saat ditemui di lokasi mengatakan, pihaknya berterimakasih kepada Tim Satgas Gugus Tugas Kecamatan Cibadak dan tenaga medis yang telah menggelar kegiatan tersebut.

“Justru kalau saya sangat berharap bisa mengikuti test ini. Dan alhamdulilah hati ini langsung ikut juga,” singkatnya.

Informasi lainnya, rapid test kali ini sedikitnya 80% dapat digunakan oleh sejumlah pengunjung dan beberapa pedagang serta para supir angkutan umum.

Reporter : Ifan II Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran
Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan
Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran
Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes
Laka Maut Pasutri di Cijalingan Sukabumi, Suami Tewas Terlindas Truk dan Istri Patah Kaki
Korban Jiwa Kembali Berjatuhan, Tambang Ilegal Masih Marak di Sukabumi
Lilin saat Listrik Padam Berujung Petaka, Tiga Bocah Meninggal dalam Kebakaran di Sukabumi
Dua Kios Terbakar di Parungkuda, Satu Orang Alami Luka Bakar

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 10:37 WIB

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:56 WIB

Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:48 WIB

Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:03 WIB

Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIB

Laka Maut Pasutri di Cijalingan Sukabumi, Suami Tewas Terlindas Truk dan Istri Patah Kaki

Berita Terbaru