Peduli Guru Ngaji, Anggota DPRD Jabar Hasim Adnan Berikan Ribuan Sembako

Kamis, 21 Mei 2020 - 22:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PKB, Hasim Adnan dan DPC PKB Kota Sukabumi, salurkan ribuan paket sembako kepada guru ngaji dan masyarakat di Kota Sukabumi, Kamis (21/05/20).

Kegiatan sosial yang sudah dilakukan sejak sepekan lalu tersebut merupakan bentuk kepedulian pihaknya, ditengah pandemi virus corona atau covid-19 ini.

Adapun pembagian ribuan sembako ini, dipusatkan di Posko PKB Covid-19, tepatnya di Kampung Babakan Garung, Kelurahan Karang Tengah, Kecamata Gunung Puyuh, Kota Sukabumi.

“Alhamdulilah, baksos ini juga sudah berjalan selama seminggu lalu. Tercatat, kami sudah mendistribusikan paket sembako yang bersumber dari Ketua DPP PKB sebanyak 500 paket yang di segmentasikan kepada guru-guru ngaji se-Kota Sukabumi,” ujar Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PKB, Hasim Adnan kepada jurnalsukabumi.com, Kamis (21/05/20).

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PKB, Hasim Adnan menyerahkan langsung bantuan paket sembako bagi guru ngaji dan masyarakat Kota Sukabumi.

Selain dari Ketua DPP PKB, termasuk pribadi dirinya sendiri ikut peduli dan telah membagikan sedikitnya 2000 sembako yang dibagikan kepada masyarakat di 7 Kecamatan se-Kota Sukabumi.

“Setelah itu di tambah dari pribadi saya juga pendistribusian sembako bagi masyarakat yang terdampak penyebaran Covid-19 kurang lebih ada sekitar 2000 lebih sembako,” imbuhnya.

Selain itu, Legislator dari partai Persatuan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang kini duduk di Komisi III kursi DPRD Jawa Barat pun selalu turut andil memperjuangkan guru ngaji yang terdampak penyebaran virus Corona.

“Kita ngajukan ke Pemerintah Provinsi, untuk mengeluarkan kebijakan terkait guru ngaji yang terdampak penyebaran virus corona menjadi penerima Jaring Pengaman Sosial (JPS). Kenapa kami menyuarakan itu. Karena, para guru ngaji tidak mungkin menyuarakan secara personal karena memang mereka mengabdikan diri karena lillahitaalla,” tuturnya.

Namun, ia menyayangkan lantaran Pemerintah Provinsi hingga kini belum memiliki alasan kuat untuk menerima guru ngaji sebagai penerima Jaring Pengaman Sosial (JPS).

“PKB dalam hal ini salah satu partai yang juga melihat peran penting guru ngaji itu. Kita suarakan. hanya saja Pemprov tidak punya alasan kuat untuk menerima guru ngaji sebagai salah satu segmen elemen masyarakat yang harus mendapatkan JPS,” tandasnya.

Reporter: Riki Rahardian II Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Jaga Terumbu Karang hingga Biota Laut, Indonesia Power Perkuat Komunitas PENYU
HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan
Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat
Tak Sekadar Naik Tingkat, Atlet Tarung Derajat Sukabumi Digembleng Bidik Porda Jabar
Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 
DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali
DLH Sukabumi Bongkar Dugaan Pengelolaan Sampah Ilegal di Palabuhanratu
Kadiskominfosan: SMSI Sukabumi Raya Diharapkan Jadi Motor Penggerak Media Siber Profesional

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:37 WIB

Jaga Terumbu Karang hingga Biota Laut, Indonesia Power Perkuat Komunitas PENYU

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:45 WIB

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan

Senin, 20 Juli 2026 - 15:56 WIB

Tak Sekadar Naik Tingkat, Atlet Tarung Derajat Sukabumi Digembleng Bidik Porda Jabar

Senin, 20 Juli 2026 - 15:47 WIB

Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 

Senin, 20 Juli 2026 - 12:05 WIB

DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali

Berita Terbaru