Derita Warga Sebatang Kara Miskin Kota Sukabumi Tinggal di Kandang Kambing

Kamis, 14 Mei 2020 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Miris, belasan tahun Aep Saepuloh warga RT 02/12, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi hidup di Kandang Kambing.

Saat wartawan jurnalsukabumi.com menyambangi kediaman pemilik rumah kandang domba, ia menerangkan keadaan selama ini.

“Saya tinggal sendiri, ini bangunan milik saya. Cuman tanah milik orang Jakarta,” terang Aep, Kamis (14/05/20).

Aep merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, berawal sejak 25 tahun silam Aep pernah memiliki istri. Namun pisah dan tak memilik anak, akhirnya Aep kembali ke keluarganya dan dibantu oleh kakaknya Eman.

“Kakak saya penggarap tanah orang lain, saya disuruh menempati disini sekalian ngurus kambing,” ujarnya.

Aep mengaku, ingin rasanya hidup normal dan di tempat layak seperti orang lain.

“Saya hanya ngurus domba saja, makan minum alakadarnya,” akunya.

Ditanya soal bantuan pemerintah, Aep hanya bisa pasrah, pasalnya beberapa kali dirinya dipinta kartu keluarga untuk pendataan. Hingga kartu keluarganya hilang.

“Pernah didata untuk bantuan, malah kartu keluarga yang asli punya saya tak kembali lagi sampai sekarang,” kata Aep.

Sementara itu Ketua RW 12 Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi Dicky Permana, berharap persoalan yang diderita warganya cepat ada solusi.

“Saya harap segera ada jalan keluar untuk warga saya ini,” ujar Dicky Permana

Menurutnya, nasib Aep Saepudin menjadi garapan utama yang harus segera ditangani.

“Kami akan segera melakukan upaya, agar nasib warga saya tertangani,” tandas Dicky Permana.

Reporter: Hendi || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka
Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 
Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda
Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total
Nusa Putra Tembus Ranking Dunia, Masuk Kampus Terbaik Jawa Barat dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026
Kawal Kelanjutan Program MBG, Seniman HG Sukabumi Ikut Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka
Pesisir Sukabumi Bersuara, HNSI Minta Aturan Benur Tak Lagi Membingungkan Nelayan
Ratusan Prajurit Yon Armed 13 Nanggala Berangkat ke Perbatasan, Bupati: Kami Bangga dan Mendoakan

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:56 WIB

Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:19 WIB

Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:19 WIB

Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:11 WIB

Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:25 WIB

Kawal Kelanjutan Program MBG, Seniman HG Sukabumi Ikut Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka

Berita Terbaru

PERISTIWA

Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total

Kamis, 25 Jun 2026 - 10:11 WIB