Diskoperindag Pastikan Kota Sukabumi Aman dari Peredaran Daging Celeng

Rabu, 13 Mei 2020 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Koperasi dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Sukabumi memastikan di pasar tradisional hingga modern di beberapa wilayah Kota Sukabumi aman dari peredaran daging babi atau celeng.

Hal itu di katakan PLT Diskoperindag Kota Sukabumi Didin Syarifudi, ia menyebut. Hasil monitoring dan pemantauan bersama Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Peternakan (DKP3) Kota Sukabumi sampai saat ini pihaknya belum menemukan temuan daging celeng terutama menjelang hari raya idul fitri.

“Kita sudah koordinasi dengan DKP3 dan hasilnya selama pemantauan satu minggu ke belakang tidak ada temuan daging celeng,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com, Rabu (13/05/2020).

Lanjut dia, meskipun belum lama ini ramai isu salah satu pelaku pejual daging celeng di Bandung berasal dari Sukabumi, pihaknya memastikan daging itu tidak didapatkan dari daerah Kota Sukabumi melainkan dari luar daerah.

“Setelah saya terlusuri juga meskipun pelakunya ada yang berasal dari sukabumi, mereka mendapatkan daging itu ada yang dari Solo dan Jawa Tengah,” imbuhnya.

Kendati demikian, ia pun menghimbau kepada masyarakat untuk tidak khawatir. Lantaran, hingga saat ini pihaknya tengah gencar melakukan pemantuan ke setiap pasar hingga para penjual daging, untuk memastikan Kota Sukabumi terbebas dari peredaran daging celeng

“Kita berpacu ke DKP3 tiap hari juga petugas dari Diskoperindag monitor bapokting yang ada dan sementara mereka pun blm lapor adanya temuan daging celeng, Sebab pemantauan dari dinas pertanian juga di Kota Sukabumi tidak ada. Mudah – mudahan tidak terjadi,” tuturnya.

Sementara tambah Didin, saat ini pasokan daging sapi diperkirakan aman hingga lebaran, dan harga nya pun relatif normal dikisaran harga Rp 110.000 sampai Rp 120.000/kilogramnya.

“Sementara ketersediaan daging sapi di Kota Sukabumi cukup aman, Harga daging pun cukup normal,” tandasnya.

Reporter: Riki Rahardian || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Dua Kios Terbakar di Parungkuda, Satu Orang Alami Luka Bakar
HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:45 WIB

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Berita Terbaru