Ingat! Pusat Keramaian Sangat Rentan Menjadi Lokasi Penyebaran Virus Corona

Rabu, 6 Mei 2020 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid -19 Kota Sukabumi, Wahyu Hadriana mengatakan, pusat keramaian seperti tempat pembelanjaan di Kota Sukabumi rentan menjadi lokasi rawan penyebaran virus covid-19.

“Masyarakat selalu banyak disana, jadi lokasi tersebut merupakan titik yang paling rentan penyebaran virus Corona di Kota Sukabumi,” kata Wahyu saat dihubungi melalui aplikasi perpesanan whatshap, Rabu (06/05/20).

Apalagi lanjut Wahyu, jika di tempat tersebut tidak menerapkan protokol kesehatan seperti social distancing dan pisycal distancing, itu bisa saja menimbulkan penyebaran virus yang sangat cepat kepada masyarakat lainnya.

“Jika tidak menerapkan protokol kesehatan itu sangat berbahaya sekali. Pasalnya, kini sudah banyak di temukan Orang Tanpa Gejala (OTG) yang terpapar virus Corona, kalo di antara kerumunan itu ada OTG mau gimana, apalagi jika masyarakat tak mengenakan masker pasti sangat rentan sekali,” imbuhnya.

Ia menambahkan Terkait tingkat penularan di pusat perbelanjaan, Wahyu mengatakan hal itu belum bisa di pastikan. Hanya saja, menurutnya yang jelas lokasi tersebut lebih berisiko dibandingkan tempat lain.

“Logikanya makin banyak orang berkerumun, kemungkinan penularan makin besar,” tuturnya.

Terkait itu, Wahyu mengaku sudah sering mengingatkan agar antisipasi penyebaran virus corona di pusat keramaian lebih diperhatikan sehingga mengurangi risiko penularan.

“Kita terus melakukan himbauan baik kepada masyarakat ataupun pemilik pusat keramaian, hal itu guna mememutus mata rantai penyebaran Virus Corona di Kota Sukabumi,” tandasnya.

Sementara saat ini, jumlah pasien yang terkonfirmasi positif virus corona atau Covid-19 di Kota Sukabumi kembali bertambah 7 orang. Kini, tercatat totalnya mencapai 49 orang. Data tersebut berdasarkan dari update Gugus Tugas Covid-19 Kota Sukabumi per Rabu (06/05/2020).

Reporter: Riki Rahardian
Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Tak Kuat Menanjak, Truk Kayu Terguling di Cibangban Sukabumi
Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan
Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup
Suami Bongkar Dugaan Perselingkuhan di Kalibunder, Oknum Guru Dilaporkan ke Polisi
Gempa M4,1 Guncang Sukabumi, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Teror Buaya di Situ Habibie Kembali Muncul, Anak Sapi Nyaris Diseret ke Dasar Danau
Bukan Toko, Ini Swalayan Pakaian Gratis di Posko Korban Kebakaran Ciptamulya
Nyalip Bersamaan di Cibadak, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Bertabrakan dengan Mikrobus

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Tak Kuat Menanjak, Truk Kayu Terguling di Cibangban Sukabumi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:58 WIB

Suami Bongkar Dugaan Perselingkuhan di Kalibunder, Oknum Guru Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:43 WIB

Gempa M4,1 Guncang Sukabumi, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terbaru