Polres Kota Sukabumi Halau 332 Kendaraan dari Luar Daerah Kota Sukabumi

Senin, 4 Mei 2020 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Memasuki delapan hari Operasi Lodaya Ketupat 2020, masih banyak masyakarat dari luar daerah yang memasuki Kota Sukabumi, buktinya saat ini tercatat 332 kendaraan mobil dan motor di putar balikan kembali ke tempat asalnya.

Informasi yang dihimpun, ratusan kendaraan yang hendak memasuki wilyah Kota Sukabumi itu diputar balikan kembali lantaran para pengendara tidak berdomisili asli Kota Sukabumi.

“Petugas gabungan berhasil menghentikan semua kendaraan yang berasal dari luar kota, kemudian memeriksaan identitas para penumpang dan tujuannya,” kata Kasatlantas Polres Sukabumi AKP Atik Siswanti, saat dihubungi melalui aplikasi perpesanan whatshap, kepada Jurnalsukabumi.com Senin (04/05/2020).

Lanjut dia, pengemudi ataupun penumpang yang yang dapat menunjukan beridentitas warga Sukabumi itu masih bisa diizinkan untuk melintas, sedangkan orang yang bukan warga Sukabumi itu langsung diputar balikan.

“Berdasarkan data petugas dilapangan saat ini tercatat sebanyak 332 kendaraan yang diputar arahkan,” ujarnya

Dari 332 kendaraan itu lanjut Atik, 233 merupakan kendaraan roda empat, dan 98 diantaranya kendaraan berjenis sepada motor. kendaraan itu didominasi dari Bandung, Cianjur dan Bogor.

“Ratusan kendaraan itu berhasil dihalau di enam pospam cek point yang berada di di Sukalarang, atau Sukabumi – Cianjur, Ciaul, Lembursitu diruas Jalan Sukabumi- Bayah Banten dan Cibadak perbatasan Sukabumi – Bogor,” tandasnya.

Ia menambahkan, dalam operasi lodaya ketupat 2020, Satlantas Polres Sukabumi Kota. Saat ini, sudah mendirikan Pospam dan Cek Poin di cek point enam titik salah satunya, Pos Pam dan Check Point di Jalan Raya Sukalarang, Jalan Raya Cemerlang, Terminal Lembur Situ, Ex Giant- Ciandam, Terminal Jubleg dan di ujung Jalan Raya Jalur Cibeureum.

“Adapun Pelaksanaanya terkait upaya pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19), serta untuk mewujudkan Kamseltibcarlantas,” tandasnya.

Reporter: Riki Rahardian
Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru