Alhamdulilah, Petani Cicantayan Tetap Panen Raya Padi Ditengah Pandemi Covid-19

Kamis, 16 April 2020 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Para petani di Desa/ Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, masih tetap melaksanakan panen raya padi ditengah pandemi Covid-19 saat ini, Kamis (16/4/20).

Bahkan, panen raya hasil para petani yang tergabung Kelompak Tani (Poktan) Mandiri Desa Cicantayan yang di laksanakan di blok Sawahlega Desa Cicantayan ini tetap memuaskan.

Koordinator penyuluh Kabupaten Sukabumi, Yaya Sukarya mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan seluas 20 hektar dari total 80 hektar dengan hasil yang sangat memuaskan yaitu rata-rata sebanyak 11,68 ton per hektar.

“Hal ini, tentu tidak lepas dari peran para petani yang sudah menggunakan teknologi tepat guna dalam budidaya, disamping pembinnaan yang rutin oleh para penyuluh pertanian,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com.

Panen raya padi di di blok Sawahlega Desa/Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi.

Salah satu petani, Oma (55) mengaku, kendati ada beberapa kendala seperi pengairan atau irigasi yang belum maksimal serta minimnya sarana produksi hasil panen seperti mesin rontog dan yang lainnya. Namun, hasil panen musim ini lebih baik dari musim panen yang sebelumnya.

“Alhamdulilah hasilnya memuaskan. Harapan kedepannya, mudah-mudah permasalahan yang ada bisa segera mendapatkan solusi,” sambungnya.

Masih dilokasi yang sama, Camat Cicantayan Sendy Apriadi mengatakan, peran petani sebagai pejuang pangan garda terdepan harus diperhatikan secara serius khususnya dalam menghadapi wabah yang saat ini sedang melanda. Yaitu, coronavirus atau covid-19.

“Meskipun mereka tidak terdampak langsung namun kesediaan pupuk, bibit dan obat-obatan untuk pertanian harus diperhatikan karena melalui hasil kerja merekalah kebutuhan pangan kita tercukupi,” tandasnya.

Reporter : Ruslan AG
Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

25 Juli Jadi Penentu, Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua KNPI Palabuhanratu
KNPI Minta Perusahaan Bersinergi, Tekan Pengangguran dengan Mengutamakan Tenaga Kerja Lokal Sukabumi
Kejar Target Presiden, Sukabumi Ubah Cara Bertani: Dari Sawah Konvensional ke Pertanian Modern
PLARA FEST 2026 Siap Hidupkan Palabuhanratu, 20 Sanggar Seni hingga Remember of Today Tampil
Retribusi Rp7.500 per bulan, DLH Sukabumi Tegaskan Pengangkutan Sampah Harus Lewat MOU
IGD Baru RSUD Palabuhanratu Disiapkan, Layanan Darurat Sukabumi Ditarget Lebih Cepat dan Optimal
Jaga Terumbu Karang hingga Biota Laut, Indonesia Power Perkuat Komunitas PENYU
HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:38 WIB

25 Juli Jadi Penentu, Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua KNPI Palabuhanratu

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:08 WIB

KNPI Minta Perusahaan Bersinergi, Tekan Pengangguran dengan Mengutamakan Tenaga Kerja Lokal Sukabumi

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:50 WIB

Kejar Target Presiden, Sukabumi Ubah Cara Bertani: Dari Sawah Konvensional ke Pertanian Modern

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:37 WIB

PLARA FEST 2026 Siap Hidupkan Palabuhanratu, 20 Sanggar Seni hingga Remember of Today Tampil

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:31 WIB

Retribusi Rp7.500 per bulan, DLH Sukabumi Tegaskan Pengangkutan Sampah Harus Lewat MOU

Berita Terbaru