Tiga RS Darurat Penanganan Covid-19 di Kota Sukabumi Akan Segera Dibangun

Sabtu, 4 April 2020 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi akan segera membangun Rumah Sakit (RS) darurat guna mengantisipasi terjadi pembeludakan warga yang terkena Covid-19 saat ini.

Informasi yang dihimpun jurnalsukabumi.com, Sabtu (04/04/20). Ada beberapa lokasi yang akan menjadi tempat RS Darurat untuk penanganan Covid-19 ini yakni di RSUD R. Syamsudi, Gedung Juang dan GOR disekitar Kota Sukabumi.

Wali Kota Sukabumi, Ahcmad Fahmi mengatakan, pembangunan RS darurat tersebut dilakukan berdasarkan Permenkes dalam mengantisipasi dalam jangka kedepan soal penangan Covid-19.

“Pembangunan RS Darurat tersebut merupakan rencana dari Pemkot, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Dinkes, Dinsos, dan pihak RSUD R. Syamsudin Kota Sukabumi,”ujarnya kepada media, Sabtu (04/04/20).

Ia menjelasan, RS darurat tersebut akan digunakan khusus untuk mengantisipasi kedepan bila terjadi adanya lonjakan pasien yang terpapar Covid-19 disekir Kota Sukabumi.

“Untuk pasien yang saat ini sedang dirawat di RSUD R. Syamsudin, kemungkinan tidak akan dipindakan ke RS darurat itu. RS Darurat yang akan segera dibangun tersebut hanya untuk mengantisipasi saja,” ujarnya

ia menambahkan, sejumlah upaya dalam penganan atau mengantispasi Covid-19 akan terus dilakukan hingga waktu yang belum bisa ditentukan.Sementara, untuk pembangunan RS darurat sendiri menurut dia direncanakan akan rampung mulai pekan depan.

“Mudah-mudahan pekan depan RS Darurat tersebut sudah tersedia, dan bisa langsung digunakan sesuai dengan rencana awal yang telah disepakati bersama,” tandasnya.

Reporter: Riki Rahardian
Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dinas Pertanian Buka Suara Soal Dugaan Pupuk NPK Zonk, Siap Libatkan Provinsi untuk Uji Mutu
Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa
Lacak Jejak Macan Tutul, 80 Kamera Trap Disebar di Hutan Cikepuh Sukabumi
Rumah Panggung di Kalibunder Ludes Terbakar, Motor dan Hand Traktor Ikut Hangus
Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon
15 Orang Terjebak di Sulbar, Disnakertrans Sukabumi dan Relawan KDM Siapkan Pemulangan
Sempat Lumpuh Akibat Longsor, Arah Ibu Kota via Tol Bocimi Kembali Dibuka
KM 72 Ambrol, Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Berhenti Total Arah Ibu Kota

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 18:25 WIB

Dinas Pertanian Buka Suara Soal Dugaan Pupuk NPK Zonk, Siap Libatkan Provinsi untuk Uji Mutu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:37 WIB

Lacak Jejak Macan Tutul, 80 Kamera Trap Disebar di Hutan Cikepuh Sukabumi

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:37 WIB

Rumah Panggung di Kalibunder Ludes Terbakar, Motor dan Hand Traktor Ikut Hangus

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:39 WIB

Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon

Berita Terbaru

RAGAM

DPPKB: Kampung KB Desa Kalibunder Jadi Pusat Perubahan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB