Kompas Temui Bupati Sukabumi di Pendopo, Bahas Apa?

Jumat, 13 Maret 2020 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI – Komunitas Perantau Asal Sukabumi (Kompas) bukan sebatas wadah untuk menjalin komunikasi dan silaturahmi. Tetapi, kini keberadaan Kompas bertekad bakal turut serta mempromosikan potensi Sukabumi, khususnya bidang kepariwisataan di daerah perantauan masing-masing anggotanya.

Hal itu disampaikan Ketua Kompas, Iwan Setiawan bersama beberapa perwakilan saat bersilaturahmi dengan Bupati Sukabumi, Marwan Hamami di Pendopo Sukabumi Jalan Jenderal Ahmad Yani No. 36, Jumat (13/03/2020).

Bupati Sukabumi, Marwan Hamami bersama perwakilan Komunitas Asal Perantau Sukabumi (Kompas). Ist/jurnalsukabumi.com

“Dibentuknya Kompas berdasarkan keinginan bersama untuk membantu mengharumkan nama Kabupaten Sukabumi di masing-masing tempat perantauannya,” jelasnya.

Dipaparkan Iwan, dengan adanya wadah Kompas membuat para perantau asal Sukabumi menjadi lebih solid dan rasa kekeluargaan makin erat.

“Ke depan kita sudah memprogramkan warung Kompas yang bisa mengharumkan Sukabumi dengan memperkenalkan wisata dan ciri khas yang ada di Kabupaten Sukabumi,” terangnya

Bupati Sukabumi, Marwan Hamami merespon positif keberadaan wadah Kompas yang beritikad membantu program Pemkab Sukabumi.

“Sudah banyak orang Sukabumi yang berhasil di tempat perantauan. Oleh karena itu teman-teman harus bisa belajar dari mereka hingga makin banyak perantau asal Sukabumi yang Sukses,” pesannya.

Bupati juga menyarankan kepada pengurus Kompas untuk aktif berkomunikasi dengan Perangkat Daerah terkait peningkatan kapasitas sebagai bekal untuk membuka peluang usaha di tempat perantauan nantinya.

“Kompas harus bisa mempromosikan peluang dan potensi yang ada di Kabupaten Sukabumi, karena Sukabumi mempunyai potensi yang baik di sektor pariwisata, tinggal bagaimana kita untuk mengolah peluang tersebut,” tambahnya.

Terakhir, Marwan juga mengamanatkan keberadaan Kompas harus menjadi wadah informasi bagi Sukabumi dan mengangkat UKM Sukabumi untuk di pasarkan di daerah lain.

Editor: Jon Digos

Berita Terkait

Meninggalkan Kampung Lama, Kasepuhan Ciptamulya Bersiap dengan Identitas Baru
DPRD Mulai Bedah Penyertaan Modal Perumda Pesona Pariwisata dan Aturan Ketenagakerjaan
Ma Yani, Lansia Sebatang Kara di Cisolok yang Masih Bertahan di Tengah Keterbatasan
327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja
Perbaikan Jalan Dikebut, Akses Tanjungsari-Bojongtipar Jadi Penggerak Ekonomi Jampang Tengah
Oknum Komite MAN 3 Sukabumi Ditangkap Kasus Sabu, 6 Paket Barang Bukti Diamankan
Wabup Andreas Sebut Pramuka Jadi Wadah Strategis Membangun Karakter Generasi ‎
Konflik Nelayan Ujunggenteng Mereda, DPRD Sukabumi Dorong 12 Aturan Dipatuhi

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:06 WIB

Meninggalkan Kampung Lama, Kasepuhan Ciptamulya Bersiap dengan Identitas Baru

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:04 WIB

DPRD Mulai Bedah Penyertaan Modal Perumda Pesona Pariwisata dan Aturan Ketenagakerjaan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:01 WIB

Ma Yani, Lansia Sebatang Kara di Cisolok yang Masih Bertahan di Tengah Keterbatasan

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:07 WIB

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:25 WIB

Perbaikan Jalan Dikebut, Akses Tanjungsari-Bojongtipar Jadi Penggerak Ekonomi Jampang Tengah

Berita Terbaru