JURNALSUKABUMI – Komunitas Perantau Asal Sukabumi (Kompas) bukan sebatas wadah untuk menjalin komunikasi dan silaturahmi. Tetapi, kini keberadaan Kompas bertekad bakal turut serta mempromosikan potensi Sukabumi, khususnya bidang kepariwisataan di daerah perantauan masing-masing anggotanya.
Hal itu disampaikan Ketua Kompas, Iwan Setiawan bersama beberapa perwakilan saat bersilaturahmi dengan Bupati Sukabumi, Marwan Hamami di Pendopo Sukabumi Jalan Jenderal Ahmad Yani No. 36, Jumat (13/03/2020).

“Dibentuknya Kompas berdasarkan keinginan bersama untuk membantu mengharumkan nama Kabupaten Sukabumi di masing-masing tempat perantauannya,” jelasnya.
Dipaparkan Iwan, dengan adanya wadah Kompas membuat para perantau asal Sukabumi menjadi lebih solid dan rasa kekeluargaan makin erat.
“Ke depan kita sudah memprogramkan warung Kompas yang bisa mengharumkan Sukabumi dengan memperkenalkan wisata dan ciri khas yang ada di Kabupaten Sukabumi,” terangnya
Bupati Sukabumi, Marwan Hamami merespon positif keberadaan wadah Kompas yang beritikad membantu program Pemkab Sukabumi.
“Sudah banyak orang Sukabumi yang berhasil di tempat perantauan. Oleh karena itu teman-teman harus bisa belajar dari mereka hingga makin banyak perantau asal Sukabumi yang Sukses,” pesannya.
Bupati juga menyarankan kepada pengurus Kompas untuk aktif berkomunikasi dengan Perangkat Daerah terkait peningkatan kapasitas sebagai bekal untuk membuka peluang usaha di tempat perantauan nantinya.
“Kompas harus bisa mempromosikan peluang dan potensi yang ada di Kabupaten Sukabumi, karena Sukabumi mempunyai potensi yang baik di sektor pariwisata, tinggal bagaimana kita untuk mengolah peluang tersebut,” tambahnya.
Terakhir, Marwan juga mengamanatkan keberadaan Kompas harus menjadi wadah informasi bagi Sukabumi dan mengangkat UKM Sukabumi untuk di pasarkan di daerah lain.
Editor: Jon Digos






