Terbukti, Rafflesia Hotel Tahan Gempa Bumi di Sukabumi

Selasa, 10 Maret 2020 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Salah satu konsep bangunan hotel tahan gempa yang diusung Hotel Rafflesia di Jalan Raya Sukabumi, Cikukulu, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, diraskan benar terbukti.

Pasalnya, saat terjadi bencana gempa denga kekuatan 5.00 Mag berpusat di 6.89 LS, 106.62 BT 13 km Timur Laut Kabupaten Sukabumi dengan kedalaman10 km sekira pukul 17.18 WIB, Selasa (10/03/20) itu tidak ada satu bangunan baik hotel maupun restauran yang rusak akibat gempa tersebut.

Supervisor Hotel Rafflesia, Wihda Syawaliah (Wiwi) menunjukan konsep tradisional berbahan kayu.

Supervisor Hotel Rafflesia, Wihda Syawaliah mengatakan, hotel dengan konsep tahan gempa ini terbilang satu-satunya di Sukabumi. Karena menurut Wiwi panggilan akrab perempuan berjilbab itu dirancang bangunan tahan gempa ini sekitar puluhan tahun yang lalu dengan konsep tradisional.

“Alhamdulilah, saat gempa tadi tidak ada satu bangunan pun yang mengalami rusak. Karena memang, sejak awal pembuatan bangunan ini adalah konsep tradisional,” ujarnya kepada jurnalsulabumi.com, Selasa (10/03/20).

Awalnya lanjut Wiwi yang bergabung sejak tahun 2011 di Raflesia itu mengaku konsep tersebut juga selain ongkos pembuatannya yang cukup murah, nuansanya pun alami karena hampir seluruh bangunan terbuat dari bahan baku kayu.

“Dulu itu, sebeanrnya konsep bangunan yang diusung inu yaitu untuk menarik simpati pelanggan asing, seperti Belanda, Jepang, Korea, Amerika dan lain-lain. Ternyata, saat ini diraskan juga cukup untuk tahan gempa,” pungkasnya.

Sementara itu, berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Info gempa terjadi dengan kekuatan 5.00 Mag berpusat di 6.89 LS, 106.62 BT 13 km Timur Laut Kabupaten Sukabumi dengan kedalaman10 km sekira pukul 17.18 WIB, Selasa (10/03/20).

Reporter : Irfan
Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Wamenko Tantang Sukabumi Bangun Budaya Pilah Sampah di Setiap Desa
Bukan Toko, Ini Swalayan Pakaian Gratis di Posko Korban Kebakaran Ciptamulya
Nyalip Bersamaan di Cibadak, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Bertabrakan dengan Mikrobus
Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran
Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan
Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran
Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes
Laka Maut Pasutri di Cijalingan Sukabumi, Suami Tewas Terlindas Truk dan Istri Patah Kaki

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:29 WIB

Wamenko Tantang Sukabumi Bangun Budaya Pilah Sampah di Setiap Desa

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:12 WIB

Bukan Toko, Ini Swalayan Pakaian Gratis di Posko Korban Kebakaran Ciptamulya

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:49 WIB

Nyalip Bersamaan di Cibadak, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Bertabrakan dengan Mikrobus

Senin, 27 Juli 2026 - 10:37 WIB

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:56 WIB

Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan

Berita Terbaru