JURNALSUKABUMI.COM – Saat memasuki musim penghujan, nyamuk aedes aegypti, si pembawa virus demam berdarah dengue (DBD) mulai berkeliaran. Pasalnya, nyamuk DBD menyukai daerah-daerah air tergenang yang menjadi tempat perkembangbiakannya.
Untuk itu Pemerintah Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, melakukan fofging sebagai upaya pencegahan penyakit tersebut.
“Fogging saat ini dilakukan di Kampung Sedamukti, Desa Bojongraharja,” kata Kepala Desa Bojongraharja, Henhen Suhendar, kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (11/2/2020).

HenJhen menuturkan, fogging ini sebagai upaya pencegahaan dan akan dilakukan di setiap kedusunan yang disinyalir lokasi berkembangbiaknya nyamuk yang membawa virus dengue (demam berdarah).
“Jika masyarakat melihat atau mengetahui ada lokasi atau tempat tanda – tanda lokasi jentik nyamuk, tinggal laporan ke desa. Kami (Pemdes) akan segera melakukan tindakan berupa fogging,” beber Henhen.
Cepat tanggap Pemdes Bojongraharja, terkait dengan pencegahaan DBD mendapat apresiasi dari masyarakat setempat.
“Sangat bagus sekali dan patut di acungi jempol. Karena, mencegah lebih baik daripada mengobati,” imbuh Ajis (28) warga setempat.
Reporter: Ruslan
Redaktur: FK Robbi












