Wajah Panwascam Ditengarai Didominasi TSM, Apakah Mertua Ketua Bawaslu Juga Lolos Panwascam?

Senin, 23 Desember 2019 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Bawaslu Kabupaten Sukabumi, Teguh Hariyanto.

i

Ketua Bawaslu Kabupaten Sukabumi, Teguh Hariyanto.

JURNALSUKABUMI.COM – Tudingan proses rekrutmen anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwascam) Pilkada Kabupaten Sukabumi 2020 didominasi TSM alias Teman, Saudara, dan Mertua menyasar ke Ketua Bawaslu Kabupaten Sukabumi, Teguh Hariyanto. Hal itu mencuat bahwa mertuanya merupakan satu dari 141 panwascam yang lolos saat aksi demonstrasi di Kantor Bawaslu Kabupaten Sukabumi, Jalan Raya Karantengah, Cibadak, Senin (23/12/2019).

Perwakilan demonstran, Kris Dwi Purnomo menjelaskan kebanyakan yang lolos dari panwascam merupakan TSM dari pegawai lembaga wasit pemilu tersebut. “Itu datanya valid, kami tidak akan asal ngomong karena datanya sudah jelas,” cetus Kris.

Kris Dwi Purnomo.

Disebutkannya, ada anaknya yang jadi staf Bawaslu bapaknya lolos. Ada juga kakaknya merupakan staf, adiknya lolos. DIa mencium hampir 40 persen yang terindikasi hasil nepotisme dari 141 panwascam yang lolos. “Termasuk mertua Ketua Bawaslu Kabupaten Sukabumi jadi panwascam Gunungguruh,” ungkapnya.

Namun sejauh ini belum diketahui identitas detail dari mertua Ketua Bawaslu, Teguh Hariyanto. Menurut Teguh, terkait keikutsertaan mertuanya menjadi panwascam tidak bisa membendungnya. Sebab, yang dilarang itu adalah suami-istri. Namun, Teguh berdalih dirinya tidak menekankan adanya kedekatan (mertua-menantu, red).

“Saya mempersilakan, ikutin saja sesuai dengan aturan-aturan yang ada. Dan persiapkan diri untuk menjawab tahapan-tahapan, mulai tes socrative dan wawancara. Dan itupun bisa dibuktikan dengan kualitasnya,” ujarnya.

Kendati demikian, Teguh memastikan kalau nantinya ada regulasinya tidak menutup kemungkinan adanya tindakan pembatalannya. “Memang benar (mertua). Tapi kalau ada temuan atau keberatan tidak berkualitas, silakan diuji,” tandasnya.

Reporter: Ifan
Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Cabai Jadi Harapan Hidup, Petani Sukabumi Rela Panggul Air Jauh ke Lereng Kebun
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan
Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak
Mogok di Tol Bocimi, Vidio Keluhan Penumpang Bus MGI Palabuhanratu-Bogor Tuai Respons Warganet
Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:53 WIB

Cabai Jadi Harapan Hidup, Petani Sukabumi Rela Panggul Air Jauh ke Lereng Kebun

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:33 WIB

Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:44 WIB

Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:18 WIB

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:23 WIB

Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap

Berita Terbaru