DPRD Sukabumi Bedah Evaluasi Gubernur, Arah Belanja Perubahan APBD 2026 Kembali Dibahas

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – DPRD Kabupaten Sukabumi bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menyempurnakan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 setelah menerima hasil evaluasi Gubernur Jawa Barat.

Pembahasan ini menjadi bagian penting untuk memastikan kebijakan anggaran daerah sesuai regulasi dan tetap mengakomodasi prioritas pembangunan.

Pembahasan dilakukan melalui rapat kerja gabungan Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan TAPD di Ruang Rapat Badan Musyawarah DPRD Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Senin (12/10/2026).

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, memimpin rapat yang membahas tindak lanjut evaluasi gubernur terhadap Raperda Perubahan APBD 2026.

Bagi DPRD, tahap penyempurnaan ini bukan sekadar menyelesaikan administrasi penganggaran. “Struktur pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah perlu ditelaah kembali agar dokumen anggaran yang disepakati memiliki dasar hukum yang jelas serta dapat dipertanggungjawabkan,” kata Budi Azhar.

Hasil evaluasi gubernur menjadi bahan pembahasan bersama antara legislatif dan eksekutif. Melalui proses tersebut, penyesuaian dalam Perubahan APBD diharapkan tetap menjaga kesinambungan program pemerintah daerah sekaligus mendukung kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun anggaran.

“Pembahasan kemudian ditindaklanjuti dengan penandatanganan nota kesepakatan hasil penyempurnaan evaluasi Gubernur Jawa Barat oleh TAPD dan Banggar DPRD Kabupaten Sukabumi,” tuturnya.

Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari proses resmi penyelesaian evaluasi Perubahan APBD 2026. Langkah ini sekaligus menandai hasil koordinasi DPRD dan pemerintah daerah dalam menindaklanjuti catatan evaluasi sebelum anggaran dilaksanakan.

Rapat turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman, jajaran Banggar DPRD, serta perwakilan BPKAD, Bapenda, Sekretariat DPRD, Bapperida, dan anggota TAPD.

Keterlibatan perangkat daerah yang menangani keuangan, pendapatan, dan perencanaan diperlukan agar penyempurnaan anggaran dapat dilakukan secara terkoordinasi.

Tahap ini menjadi penting karena Perubahan APBD berkaitan dengan pembiayaan program pemerintah pada sisa tahun anggaran 2026.

“Hasil pembahasan DPRD dan TAPD diharapkan tidak hanya memenuhi ketentuan formal, tetapi juga menjaga efektivitas penggunaan anggaran daerah,” tandasnya.

 

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Tiga Ancaman Wilayah di HUT ke-81, Dewan Hamzah Tarik Pesan Panglima TNI ke Sukabumi
DPRD Sukabumi Mulai Bedah APBD 2027, Jawaban Pemda Bakal Dikulik di Komisi
DPRD Sukabumi Bahas Dua Raperda Strategis, Investasi dan Tirta Jaya Mandiri Jadi Perhatian
Budi Azhar Berdiri di Podium, Pembukaan UUD 1945 Dibacakan di Hari Kesaktian Pancasila
Raperda APBD 2027 Sukabumi Fokus Perkuat Agroindustri dan Pariwisata
APBD Perubahan Sukabumi Disepakati, Tambahan Rp89 Miliar Fokus Program Prioritas 
Ketua DPRD Ikut Nyanyi Mati Lampu, Bapeni Sukses Hidupkan Paripurna Istimewa HJKS ke-156
156 Tahun Sukabumi, Paripurna Istimewa Jadi Momentum Menatap Tantangan Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:10 WIB

DPRD Sukabumi Bedah Evaluasi Gubernur, Arah Belanja Perubahan APBD 2026 Kembali Dibahas

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Tiga Ancaman Wilayah di HUT ke-81, Dewan Hamzah Tarik Pesan Panglima TNI ke Sukabumi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:03 WIB

DPRD Sukabumi Mulai Bedah APBD 2027, Jawaban Pemda Bakal Dikulik di Komisi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:57 WIB

DPRD Sukabumi Bahas Dua Raperda Strategis, Investasi dan Tirta Jaya Mandiri Jadi Perhatian

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Budi Azhar Berdiri di Podium, Pembukaan UUD 1945 Dibacakan di Hari Kesaktian Pancasila

Berita Terbaru