Gempa M4,1 Guncang Sukabumi, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,1 mengguncang wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (30/7/2026) pukul 18.17 WIB. Getaran gempa dirasakan di sejumlah wilayah pesisir selatan, namun hingga malam hari belum ada laporan kerusakan maupun korban.

Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa berada di laut, sekitar 86 kilometer barat daya Kabupaten Sukabumi pada kedalaman 39 kilometer.

Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Dr. Hartanto, menjelaskan bahwa gempa tersebut merupakan gempa tektonik dangkal yang dipicu aktivitas subduksi lempeng di selatan Pulau Jawa.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas subduksi,” ujarnya.

BMKG mencatat getaran dirasakan paling kuat di wilayah Ciracap dengan intensitas II-III MMI, di mana getaran terasa nyata di dalam rumah seperti ada truk besar yang melintas. Sementara di Palabuhanratu, getaran dirasakan pada skala II MMI atau hanya dirasakan sebagian orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Meski sempat membuat warga merasakan getaran, BMKG memastikan hingga pukul 18.35 WIB belum terdeteksi adanya aktivitas gempa susulan.

Di sisi lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi langsung melakukan pemantauan melalui jaringan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) di seluruh wilayah.

Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Sukabumi, Entis Daeng Sutisna, mengatakan hasil monitoring sementara menunjukkan belum ada dampak yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.

“Berdasarkan hasil pemantauan P2BK di seluruh Kabupaten Sukabumi hingga pukul 20.00 WIB, belum ada laporan wilayah yang terdampak. Kondisi masih aman dan terkendali,” katanya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Teror Buaya di Situ Habibie Kembali Muncul, Anak Sapi Nyaris Diseret ke Dasar Danau
Bukan Toko, Ini Swalayan Pakaian Gratis di Posko Korban Kebakaran Ciptamulya
Nyalip Bersamaan di Cibadak, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Bertabrakan dengan Mikrobus
Rumah Bilik Bambu Milik Kakek 72 Tahun di Bojongpari Hangus Terbakar ‎
Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran
Di Balik Puing Ciptamulya, Mak Utiah Cari Sisa Barang dari Rumah yang Hilang
Nyaris Maut! Kendaraan Bak Angkut Orang Tertimpa Pohon di Cikakak
Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:43 WIB

Gempa M4,1 Guncang Sukabumi, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:12 WIB

Bukan Toko, Ini Swalayan Pakaian Gratis di Posko Korban Kebakaran Ciptamulya

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:49 WIB

Nyalip Bersamaan di Cibadak, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Bertabrakan dengan Mikrobus

Senin, 27 Juli 2026 - 10:54 WIB

Rumah Bilik Bambu Milik Kakek 72 Tahun di Bojongpari Hangus Terbakar ‎

Senin, 27 Juli 2026 - 10:37 WIB

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran

Berita Terbaru