JURNALSUKABUMI.COM – Ari Awaludin resmi terpilih sebagai Ketua Pengurus Kecamatan (PK) KNPI Palabuhanratu setelah meraih kemenangan telak dalam Musyawarah Kecamatan (Muscam) KNPI Palabuhanratu.
Dalam pemungutan suara, Ari Awaludin yang maju dengan nomor urut 1 memperoleh 53 suara, unggul jauh atas pesaingnya, Rizki Setiawan, yang mengantongi 10 suara. Selain itu, tercatat satu suara tidak sah dan satu peserta tidak hadir.
Hasil tersebut sekaligus menandai berakhirnya proses demokrasi internal KNPI Palabuhanratu yang berlangsung melalui mekanisme organisasi. Kemenangan Ari diharapkan menjadi awal regenerasi kepemimpinan pemuda di ibu kota Kabupaten Sukabumi.
Ketua DPD KNPI Kabupaten Sukabumi, Yandra Utama Santosa, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Muscam. Menurutnya, forum tersebut merupakan amanat organisasi sekaligus wadah regenerasi kepemimpinan di tingkat kecamatan.
“Muscam ini bagian dari kewajiban berorganisasi untuk menghasilkan keputusan-keputusan tertinggi di tingkat kecamatan, terutama regenerasi kepemimpinan dan kaderisasi. Saya berharap lahir tokoh-tokoh muda yang mampu berkontribusi bagi masyarakat,” ujarnya, Sabtu (25/7/2026).
Yandra juga menilai dinamika yang terjadi selama proses pemilihan merupakan hal yang lumrah dalam organisasi. Ia berharap seluruh pihak dapat kembali bersatu setelah kompetisi usai.
“Ini kompetisi yang sifatnya kekeluargaan. Siapa pun yang terpilih harus bisa diterima bersama dan setelah ini kembali bersatu membangun pemuda, khususnya di Palabuhanratu,” katanya.
Menurut Yandra, Palabuhanratu memiliki posisi strategis sebagai ibu kota Kabupaten Sukabumi sehingga membutuhkan kepemimpinan pemuda yang mampu menjawab berbagai tantangan. Ia menyoroti masih rendahnya Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) yang membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.
“Potensi pemuda Palabuhanratu sangat besar. Kami berharap kepengurusan baru bisa berkolaborasi meningkatkan kualitas pembangunan pemuda sehingga mampu mengejar ketertinggalan IPP,” ucapnya.
Ia menambahkan, pelantikan pengurus kecamatan akan dilaksanakan secara serentak setelah seluruh Muscam di Kabupaten Sukabumi selesai digelar. Hingga saat ini, DPD KNPI Kabupaten Sukabumi telah menyelenggarakan Muscam di lima kecamatan.
Menanggapi adanya informasi mengenai pelaksanaan Muscam di luar mekanisme organisasi, Yandra menegaskan bahwa DPD KNPI hanya mengakui Muscam yang dilaksanakan sesuai AD/ART dan tahapan resmi organisasi.
“Kalau ada Muscam lain yang mengatasnamakan KNPI di luar mekanisme yang sah, kami anggap inkonstitusional. Polemik di tingkat pusat tidak perlu dibawa ke daerah. Yang dibutuhkan saat ini adalah persatuan pemuda untuk bersama-sama membangun Kabupaten Sukabumi,” tegasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan











