JURNALSUKABUMI.COM – Suasana penuh keceriaan dan kebanggaan mewarnai kegiatan kenaikan kelas sekaligus penutupan tahun ajaran di SDN Tapos, Desa Cipanengah, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, Minggu (21/6/2026).
Kegiatan yang digelar di halaman sekolah sejak pukul 08.00 WIB itu berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai karya dan penampilan kreatif siswa. Acara dihadiri kepala sekolah, para guru, pengawas pendidikan, orang tua siswa, serta tokoh masyarakat setempat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan doa bersama. Selanjutnya, para siswa menampilkan beragam pertunjukan seni, mulai dari tari tradisional, tari modern, pembacaan puisi, pildacil, hingga prosesi adat Lengser yang menjadi perhatian para tamu undangan dan orang tua siswa.
Prosesi Lengser menjadi salah satu momen paling berkesan dalam acara tersebut. Melalui tradisi khas Sunda itu, siswa yang naik ke jenjang berikutnya, termasuk siswa kelas VI yang akan meninggalkan sekolah, mendapatkan doa dan restu secara simbolis.
Dalam prosesi tersebut, para siswa disiram air bunga, ditaburi beras kuning, serta diberikan nasihat tentang pentingnya menjaga kesopanan, tekun belajar, dan mencintai budaya serta warisan leluhur.
Kepala SDN Tapos, Nenen Herlinawati, M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan minat di luar bidang akademik.
“Kami ingin menunjukkan bahwa siswa tidak hanya berprestasi dalam pelajaran di kelas, tetapi juga memiliki kreativitas dan keterampilan yang perlu terus diasah. Kreativitas ini merupakan bekal penting bagi masa depan mereka,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang orang tua siswa, Lastri (43), mengaku bangga melihat hasil karya dan penampilan anak-anak yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut.
“Saya terkejut sekaligus senang melihat kemampuan mereka. Ini membuktikan sekolah memberikan ruang yang baik bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi dan kreativitasnya,” katanya.
Selain pengumuman kenaikan kelas, acara juga diisi dengan pembagian rapor serta penyerahan piagam penghargaan kepada siswa berprestasi dan peserta pameran terbaik.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 14.00 WIB itu ditutup dengan makan bersama dan sesi foto yang berlangsung penuh keakraban.
Melalui kegiatan tersebut, pihak sekolah berharap semangat belajar, berkarya, dan melestarikan budaya lokal dapat terus tumbuh di kalangan siswa dari generasi ke generasi.
Reporter: CR24 | Redaktur: Ujang Herlan












