Agus Andrianto Dorong Lapas Kembangkan Usaha Mandiri, Tegaskan Jajaran Jangan “Nakal”

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menginstruksikan seluruh kepala lembaga pemasyarakatan (Lapas) untuk mengembangkan unit usaha mandiri melalui pengelolaan kantin dan pemanfaatan kebutuhan internal sebagai peluang bisnis yang produktif.

Tak hanya itu, dirinya pun menginstruksikan jajaran pemasyarakatan khususnya di Sukabumi jangan “Nakal”. Tidak usah mencari jalan yang tidak benar karena pada akhirnya akan merugikan diri sendiri dan institusi. Hal tersebut disampaikan saat kunjungan kerja ke Lapas Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Rabu (10/6/2026) lalu.

Menurut Agus, pengembangan kantin mandiri merupakan langkah strategis untuk memperkuat program pembinaan warga binaan sekaligus menciptakan sumber pendapatan yang legal dan berkelanjutan. Program tersebut juga melengkapi berbagai kegiatan produktif yang telah berjalan, termasuk sektor pertanian sayuran yang dikelola warga binaan.

“Kembangkan kantin yang ada dan manfaatkan peluang pasar. Kalau sudah menghasilkan, jangan langsung dibagi habis setiap bulan, tetapi terus dikembangkan agar nilainya bertambah,” tegas Agus di hadapan jajaran pemasyarakatan.

Ia menekankan bahwa kantin bukan sekadar sarana jual beli, melainkan media pembelajaran kewirausahaan bagi warga binaan. Melalui pengelolaan usaha tersebut, mereka dapat memperoleh pengalaman dalam manajemen usaha, pengelolaan keuangan, hingga pelayanan kepada konsumen.

Dalam kesempatan itu, Agus juga mengungkapkan adanya peluang usaha yang dapat dimanfaatkan oleh lapas melalui pemenuhan kebutuhan internal. Salah satunya kebutuhan telur untuk program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di lingkungan pemasyarakatan Jawa Barat yang bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN).

Menurutnya, kebutuhan telur untuk mendukung program tersebut masih mengalami kekurangan pasokan hingga mencapai sekitar 15 ton per bulan.

“Kebutuhan internal bisa menjadi peluang usaha mandiri yang sangat potensial jika dikelola dengan baik,” ujarnya.

Agus menegaskan, pengembangan usaha produktif di lingkungan lapas menjadi salah satu upaya untuk memperkuat integritas jajaran pemasyarakatan. Dengan adanya sumber usaha yang jelas dan legal, diharapkan seluruh petugas dapat fokus membangun kemandirian lembaga tanpa terlibat dalam praktik-praktik yang melanggar hukum.

“Manfaatkan peluang yang ada di sekitar kita untuk kegiatan produktif dan pembinaan. Itu jauh lebih bermanfaat dibandingkan mencari keuntungan dengan cara-cara yang akhirnya merugikan banyak pihak,” pungkasnya.

Reporter: CR24 | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Wamenko Tantang Sukabumi Bangun Budaya Pilah Sampah di Setiap Desa
Bukan Toko, Ini Swalayan Pakaian Gratis di Posko Korban Kebakaran Ciptamulya
Nyalip Bersamaan di Cibadak, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Bertabrakan dengan Mikrobus
Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran
Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan
Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran
Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes
Laka Maut Pasutri di Cijalingan Sukabumi, Suami Tewas Terlindas Truk dan Istri Patah Kaki

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:29 WIB

Wamenko Tantang Sukabumi Bangun Budaya Pilah Sampah di Setiap Desa

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:12 WIB

Bukan Toko, Ini Swalayan Pakaian Gratis di Posko Korban Kebakaran Ciptamulya

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:49 WIB

Nyalip Bersamaan di Cibadak, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Bertabrakan dengan Mikrobus

Senin, 27 Juli 2026 - 10:37 WIB

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:56 WIB

Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan

Berita Terbaru