Jembatan Pamuruyan Baru Berdiri Kokoh, PJN Wilayah II Jabar: Masih Tahap Finishing

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pembangunan Jembatan Pamuruyan di ruas jalan nasional Cibadak-Sukabumi kini tampak hampir rampung. Struktur jembatan baru terlihat berdiri kokoh, namun hingga saat ini belum dapat dilalui kendaraan karena masih dalam tahap penyelesaian akhir atau finishing.

Pantauan di lokasi, akses menuju jembatan masih dipasangi garis pembatas guna menghindari kendaraan melintas sebelum jembatan dinyatakan laik fungsi.

Sejumlah pengendara mengaku sempat berharap jembatan tersebut bisa digunakan sebelum Hari Raya Iduladha untuk mengurai kepadatan arus mudik maupun arus balik di jalur nasional Sukabumi.

“Kirain pembangunannya dikebut supaya sebelum lebaran sudah bisa dilewati saat mudik. Tapi sampai arus balik ternyata masih belum dibuka,” ujar Didin (48), salah seorang pengendara, saat diwawancarai Jurnalsukabumi.com, Jumat (29/5/2026).

Sementara itu, Kepala Satker PJN Wilayah II Jawa Barat, Muhammad Maulana, mengatakan meski secara fisik pembangunan jembatan sudah terlihat rampung, namun saat ini proyek masih memasuki tahap finishing dan pengecekan akhir.

“Pembangunan Jembatan Pamuruyan Cibadak saat ini progresnya sudah mencapai lebih dari 95 persen setelah dilakukan percepatan pekerjaan sejak Desember 2025,” ungkap Maulana.

Menurutnya, pihaknya masih melakukan sejumlah pekerjaan perapihan serta pengujian teknis guna memastikan jembatan benar-benar aman dan layak digunakan masyarakat.

“Kami ingin memastikan seluruh aspek keselamatan dan kelayakan fungsi terpenuhi sebelum jembatan resmi dibuka untuk umum,” jelasnya.

Keberadaan Jembatan Pamuruyan baru yang dibangun dengan anggaran miliaran rupiah tersebut diharapkan mampu menjadi solusi kemacetan di jalur nasional Cibadak-Sukabumi, terutama untuk kendaraan bertonase besar yang selama ini melintasi jembatan lama.

Selain itu, pembangunan jembatan baru juga dinilai penting untuk meningkatkan rasa aman bagi para sopir truk dan pengguna jalan lainnya, mengingat kondisi jembatan sebelumnya yang sudah termakan usia.

Reporter: CR24 | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Keluhan Buruh soal BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi, Zainul Munasichin Janji Tindak Lanjut di DPR RI
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:59 WIB

Keluhan Buruh soal BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi, Zainul Munasichin Janji Tindak Lanjut di DPR RI

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru