JURNALSUKABUMI.COM – Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri (AMTJM) Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya dalam memperluas akses air bersih bagi masyarakat.
Melalui skema pembiayaan mandiri, perusahaan daerah ini tetap melanjutkan program pemasangan sambungan air gratis meski dukungan hibah dari pemerintah pusat telah berakhir.
Direktur Utama Perumda AMTJM, Mohammad Kamaludin Zen, menyatakan bahwa pada tahun 2026 pihaknya menargetkan pemasangan hingga 3.000 sambungan baru. Program ini sepenuhnya dibiayai dari anggaran internal perusahaan sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan publik.
“Walaupun program hibah pusat sudah tidak ada, kami tetap hadir melalui skema mandiri. Pemasangan sambungan air bersih ini gratis untuk masyarakat, dengan target 3.000 sambungan tahun ini,” ujarnya.
Hingga saat ini, realisasi pemasangan telah mencapai sekitar 100 hingga 200 sambungan. Program tersebut direncanakan berjalan hingga Desember 2026, dengan anggaran yang telah disiapkan secara bertahap.
Menurut Kamaludin, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh kesiapan infrastruktur, tetapi juga partisipasi masyarakat. Ia mendorong warga untuk segera memanfaatkan kesempatan ini, terutama di wilayah yang sudah terjangkau jaringan distribusi.
“Kami sudah siapkan anggaran dan jaringan. Tinggal bagaimana masyarakat memanfaatkan layanan ini,” katanya.
Dari sisi mekanisme, Perumda AMTJM memastikan proses pendaftaran cukup mudah. Masyarakat hanya perlu mendatangi kantor cabang terdekat dengan membawa identitas diri serta memenuhi persyaratan administrasi yang berlaku.
Saat ini, jumlah pelanggan Perumda AMTJM tercatat telah mencapai lebih dari 60.500 sambungan. “Angka tersebut diharapkan terus meningkat seiring dengan pengembangan jaringan dan peningkatan kualitas layanan,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












