Hasil Rapid Test Lima Orang Reaktif di Cicurug, Siapa Saja?

Senin, 1 Juni 2020 - 21:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dari 300 orang mengikuti rapid test ditemukan lima orang dengan hasil reaktif, di Pasar Semi Modern Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Senin (01/06/20).

Kepala Puskesmas Cicurug, Kabupaten Sukabumi Dr Dini Desti Susanti mengatakan, kegiatan rapid test sudah dilakukan kepada sejumlah pedagang, sopir angkot, tukang ojeg, pengelola pasar dan pengunjung pasar dengan jumlah 300 orang. Dari total 300 orang yang sudah mengikuti rapid test di Pasar Semi Modern Cicurug, kini membuahkan hasil dan sudah ditemukan lima orang yang reaktif.

“Setelah hasil rapid selesai dan diketahui ada yang reaktif, kami menghubungi orang tersebut dan memberikan edukasi serta apa saja yang perlu dilakukan selama isolasi mandiri, intinya jangan panik, karena reaktif rapid belum tentu itu adalah virus Covid-19,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com, Senin (1/06/20).

Dikatakannya, ke lima orang tersebut merupakan dua dari Kecamatan Cicurug yakni satu orang pedagang dan satu orang pengunjung, satu orang sopir angkot dari Kecamatan Bojonggenteng, satu orang pengunjung dari Kecamatan Bantar Gadung, dan satu orang pengunjung dari Kecamatan Parungkuda.

“Kalau yang di luar Kecamatan Cicurug, Pak Camat sudah menghubungi kecamatan yang bersangkutan supaya nantinya mereka dilakukan pemantauan selama isolasi mandiri,” katanya.

Lanjutnya, untuk yang ada di Kecamatan Cicurug pihaknya akan memberikan edukasi kepada kedua orang tersebut, supaya melakukan isolasi mandiri dan selalu menggunakan masker, berprilaku hidup bersih dan sehat, makan-makanan yang bergizi serta melakukan pemeriksaan lanjutan untuk di Polymerase Chain Reaction (PCR) atau test Swab di RSUD Palabuhanratu.

“Dan selain itu kita akan secepatnya melakukan rapid test kepada orang yang sempat kontak erat dengan yang reaktif tersebut,” tutupnya.

Reporter: Herwanto || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

BGN Hentikan Operasional 58 SPPG di Sukabumi, Ini Penyebabnya!
Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?
Kejati Jabar Tahan Sekretaris DPRD Indramayu Terkait Korupsi Tunjangan Senilai Rp18,7 Miliar
Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah
Viral Adu Jotos di Padepokan Ciracap, Dua Orang Kini Berstatus Tersangka
Tragis! Ayah dan Anak Terseret Ombak di Pantai Istiqomah Sukabumi Sang Ayah Tewas
Tantan Sulton Tekankan Profesionalisme Wartawan, PWI Sukabumi Diminta Perkuat Kompetensi!
SMSI-RRI Bersatu Lawan Hoaks, Perkuat Kompetensi dan Informasi Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:49 WIB

BGN Hentikan Operasional 58 SPPG di Sukabumi, Ini Penyebabnya!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Kejati Jabar Tahan Sekretaris DPRD Indramayu Terkait Korupsi Tunjangan Senilai Rp18,7 Miliar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:13 WIB

Viral Adu Jotos di Padepokan Ciracap, Dua Orang Kini Berstatus Tersangka

Berita Terbaru