Kantor Dinas Bina Marga Jabar di Sukabumi Didemo Mahasiswa, Soroti Jalan Rusak hingga Temuan BPK

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Puluhan mahasiswa berdemonstrasi di Kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah II Sukabumi, Jalan Bhayangkara, Kota Sukabumi, Jumat (13/2/2026).

Kantor UPTD di bawah Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Provinsi Jawa Barat digeruduk massa demonstran dari Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) se-Nusantara Daerah Sukabumi Raya.

Demonstran kali ini merupakan aksi “Jilid II” yang sebelumnya, sebulan lalu sempat digelar pada Senin 12 Januari 2025 sore.

Para demonstran ini memprotes dan mengkritisi kondisi infrastruktur jalan provinsi di wilayah Sukabumi yang dinilai kian memprihatinkan dan tak kunjung mendapat penanganan optimal.

Koordinator BEM PTNU Sukabumi Raya, Aceng Supyan menyatakan, pihaknya menyoroti sejumlah persoalan mulai dari kualitas pekerjaan jalan yang dianggap di bawah standar hingga adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang muncul setiap tahun anggaran.

“Kami melihat banyak ruas jalan rusak berbulan-bulan tanpa perbaikan maksimal. Belum lagi amblasnya Tembok Penahan Tanah (TPT) di ruas Sukabumi-Sagaranten yang menjadi bukti lemahnya pengawasan di lapangan,” ujar Aceng kepada awak media di sela aksi, Jumat.

Selain kondisi fisik jalan, mahasiswa juga mempertanyakan efektivitas penggunaan anggaran pemeliharaan yang mencapai angka sekitar Rp200 miliar pada tahun 2025 untuk menangani jalan sepanjang 840 kilometer.

Aceng juga menyinggung proses tender proyek yang dinilai janggal, salah satunya proyek ruas Jampang Tengah–Kiaradua senilai Rp50 miliar.

“Kami membawa asas praduga tak bersalah. Namun, fakta temuan BPK dan kondisi lapangan memperkuat kecurigaan adanya konflik kepentingan serta buruknya manajemen pengawasan,” tegas dia.

Dalam tuntutannya, massa demonstran mendesak adanya evaluasi menyeluruh, termasuk pencopotan Kepala UPTD, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), hingga konsultan pengawas. Mereka juga mengirimkan surat somasi ke kejaksaan untuk menindaklanjuti temuan-temuan tersebut.

Jawaban Pihak Dinas Bina Marga

Menanggapi tuntutan mahasiswa, Kepala UPTD II Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Provinsi Jawa Barat Wilayah Sukabumi, Harry Kuswian menjelaskan bahwa pihaknya sejauh ini tetap melakukan pemeliharaan rutin. Namun, ia mengakui adanya kendala teknis di lapangan.

“Penanganan tetap berjalan, terutama penambalan jalan rusak. Saat ini tingkat kemantapan jalan kita berada di angka 84 persen,” jelas Harry kepada awak media.

Harry menambahkan, kondisi geografis Sukabumi yang rawan pergeseran tanah serta ketersediaan stok aspal menjadi tantangan tersendiri bagi pihaknya dalam menjaga kualitas jalan provinsi.

“Memang (kemantapan jalan) masih tertinggal dibanding wilayah UPTD lain. Tantangan utama kami adalah pergeseran tanah di sejumlah titik,” pungkasnya.

Reporter: Budiyanto | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

KOPI MASAL Bergerak, Kecamatan Cibadak Bangkitkan Harapan Korban Kebakaran Lewat Bedah Rumah
Gebyar Sipenyu Jadi Panggung Bapeni, 35 ASN dan Guru Tampilkan Harmoni Memukau
Dari Blusukan hingga Digitalisasi, Bapenda Bongkar Potensi Pajak Melalui Gebyar Sipenyu
Sungai Cidadap Terus Menggerus, Bupati Sukabumi Pastikan Normalisasi Diprioritaskan
Abu Erupsi Gunung Anak Krakatau Capai Sukabumi, Bupati Kaji Jadwal Sekolah
Korsleting Listrik Diduga Jadi Biang Kebakaran, 5 Rumah di Kasepuhan Sinar Resmi Terdampak
PAD Turun, Dana Transfer Naik, Bupati Sukabumi Pilih Infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan
Sungai Cidadap Menggerus Sawah hingga Mata Pencaharian, Kini Permukiman Di Simpenan Jadi Sasaran

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 04:59 WIB

KOPI MASAL Bergerak, Kecamatan Cibadak Bangkitkan Harapan Korban Kebakaran Lewat Bedah Rumah

Selasa, 8 September 2026 - 17:43 WIB

Gebyar Sipenyu Jadi Panggung Bapeni, 35 ASN dan Guru Tampilkan Harmoni Memukau

Selasa, 8 September 2026 - 17:41 WIB

Dari Blusukan hingga Digitalisasi, Bapenda Bongkar Potensi Pajak Melalui Gebyar Sipenyu

Selasa, 8 September 2026 - 10:58 WIB

Sungai Cidadap Terus Menggerus, Bupati Sukabumi Pastikan Normalisasi Diprioritaskan

Senin, 7 September 2026 - 17:44 WIB

Abu Erupsi Gunung Anak Krakatau Capai Sukabumi, Bupati Kaji Jadwal Sekolah

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam