PT Panyindangan Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir Bandang di Cikidang

Senin, 2 Februari 2026 - 17:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kepedulian terhadap warga terdampak banjir bandang di Desa Cikidang, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, terus mengalir. Sejumlah pihak turut ambil bagian dalam penanganan pascabencana, salah satunya PT Panyindangan yang menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak.

Banjir bandang yang terjadi pada Sabtu (31/01/2025) tersebut mengakibatkan puluhan warga harus berjuang menghadapi dampak kerusakan lingkungan dan keterbatasan kebutuhan sehari-hari. Merespons kondisi tersebut, Perwakilan Humas PT Panyindangan Cikidang, Widi, menyalurkan bantuan berupa mi instan dan air mineral.

Widi mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan empati perusahaan terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

“Kami berupaya untuk ikut membantu meringankan beban warga yang terdampak banjir. Bantuan yang kami salurkan berupa mi instan dan air mineral, dan semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Widi saat dihubungi melalui telepon seluler, Minggu (01/02/2025) malam.

Ia menjelaskan, penyaluran bantuan tersebut merupakan inisiatif perusahaan sebagai respons cepat atas situasi darurat yang dihadapi warga Desa Cikidang. Menurutnya, perusahaan merasa memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana.

“Kami dari PT Panyindangan turut prihatin atas musibah banjir bandang yang melanda wilayah Desa Cikidang. Berdasarkan data yang kami terima, banjir ini berdampak pada empat Rukun Tetangga (RT) dengan jumlah sekitar 40 kepala keluarga,” jelasnya.

Lebih lanjut, Widi berharap kondisi masyarakat terdampak dapat segera pulih dan aktivitas warga bisa kembali berjalan normal. Ia juga mengapresiasi kerja sama berbagai pihak, termasuk relawan dan unsur pemerintah setempat, yang terus bergerak membantu penanganan pascabencana.

Banjir bandang di Desa Cikidang diketahui terjadi akibat intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut, sehingga menyebabkan luapan air dan material lumpur ke permukiman warga. Selain mengganggu aktivitas sehari-hari, peristiwa tersebut juga menimbulkan kerusakan pada sejumlah rumah dan fasilitas lingkungan.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi
Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas
Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Berita Terbaru

HEADLINE

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Selasa, 13 Okt 2026 - 16:37 WIB

HEADLINE

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi

Selasa, 13 Okt 2026 - 16:00 WIB