Langka! Elang Jawa Tabrak Kaca Rumah Warga di Sukabumi, Begini Kondisinya

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Seekor burung dilindungi Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) dilaporkan menabrak kaca rumah di wilayah Desa Babakan Panjang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (31/1/2026) siang.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak, Winda Tri Sutrisno, mengungkapkan, ia menerima laporan dari warga terkait seekor burung Elang Jawa menabrak kaca rumah di lantai dua pada Sabtu sekitar pukul 10:00 WIB.

“Akibat menabrak kaca tersebut, burung langka dan dilindungi ini mengalami luka. Saat ini diselamatkan warga,” ungkap Micky sapaan akrab Winda saat dihubungi jurnalsukabumi.com Sabtu malam.

Baca juga :

https://jurnalsukabumi.com/2025/12/26/3-tahun-tanpa-kabar-fk3i-pertanyakan-sampel-rambut-diduga-harimau-dari-sukabumi/

Ia mengakui sudah melaporkan dan menghubungi petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Jawa Barat di wilayah Sukabumi. Juga ia sudah berkoordinasi dengan para penggiat penyelamatan satwa dilindungi di Sukabumi.

“Mudah-mudahan secepatnya Elang Jawa yang mengalami luka ini dapat secepatnya dievakuasi dan diselamatkan,” harap Micky.

Terbang Bebas di Langit Nusantara

Sebelumnya, Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) Rohmat Marzuki memimpin pelepasan seekor Elang Jawa bernama Raja Dirgantara di kawasan Situgunung, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Sukabumi, pada Sabtu (13/12/2025).

“Saya mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus melindungi hutan dan satwa liar, karena kelestarian mereka adalah cerminan masa depan kita bersama. Mari kita jaga agar Elang Jawa dapat terus terbang bebas di langit Nusantara,” ajak Rohmat dalam siaran pers Kementerian Kehutanan, Minggu (14/12/2025).

Kegiatan pelepasliaran di kawasan Situgung tersebut merupakan bagian dari rangkaian Pekan Tiga Dekade Konservasi Elang Jawa. Melalui aksi ini, pemerintah secara nyata menunjukkan peran otoritasnya dalam mengamankan satwa hasil sitaan dan mengembalikannya ke habitat alami.

Langkah ini juga menegaskan tanggung jawab negara dalam menjaga kelestarian Elang Jawa, spesies endemis Jawa dan Bali terancam punah berstatus Genting (Endangered).

“Pelepasliaran Elang Jawa hari ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam menjaga dan memulihkan kekayaan hayati Indonesia,” ujar Rohmat.

Ia menjelaskan, Elang Jawa, yang dikenal sebagai simbol negara, memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan pegunungan.

Dengan melepas kembali satwa langka ini ke habitat alaminya, tidak hanya mengembalikan satu individu ke alam, tetapi juga meneguhkan tekad bangsa untuk melestarikan satwa liar sebagai titipan generasi mendatang.

Reporter: Budiyanto | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:39 WIB

Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:38 WIB

Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu

Berita Terbaru