TPT ‘Jabar Istimewa’ Ambrol di Nyalindung, Pengendara Diimbau Waspada

Minggu, 11 Januari 2026 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Tembok penahan tanah bertuliskan ‘Jabar Istimewa’ ambrol di Jalan Raya Sukabumi – Sagaranten, Kampung Langkob, Desa/Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Minggu (11/1/2026) sekitar pukul 10:00 WIB.

Akibatnya, badan jalan berstatus provinsi ini juga ikut terbawa ambles sekitar 2 meter panjang 20 meter dengan kedalaman sekitar 30 meter. Sehingga arus lalu lintas kendaraan bermotor terpaksa dilakukan secara tutup buka.

Kepala Desa Nyalindung, Asep Supriadi, mengungkapkan, hujan mengguyur wilayah Nyalindung sejak malam hingga sore ini. Informasi TPT ambrol dilaporkan sekitar pukul 10:00 WIB, meskipun beberapa hari sebelumnya sempat terlihat ada retakan di sekitar lokasi.

“TPT ini dibangun pertengahan tahun ini dan baru diresmikan. Sebelumnya pada Desember 2024 jalan ini tergerus ambles,” ungkap Bang Has sapaan akrab Asep Supriadi kepada awak media di lokasi kejadian, Minggu siang.

“Kontur tanah di lokasi ini berada di kemiringan sekitar 90 derajat, dan tanahnya memang termasuk labil. Sehingga dengan curah hujan tinggi bisa cepat ambrol,” sambung dia.

Bang Has menjelaskan, sebelum TPT ambrol hingga menggerus sebagian badan jalan, sepekan lalu pondasi di bawah lebih dulu ambruk. Hal ini terjadi karena pondasi tergerus aliran air sungai Cilangkob yang tertutup material longsoran.

“Terjadi penyempitan hingga aliran air menggerus bagian pondasi TPT. Dan hari ini TPT bagian atasnya ambrol juga,” jelas dia.

Pantauan jurnalsukabumi.com di lokasi kejadian telah dipasang papan himbauan dan dipasangi garis pengaman agar para pengendara lebih berhati-hati. Beberapa warga tampak mengatur arus lalu lintas kendaraan bermotor dari kedua arah.

Reporter: Budiyanto | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Dinas Pertanian Buka Suara Soal Dugaan Pupuk NPK Zonk, Siap Libatkan Provinsi untuk Uji Mutu
Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa
Lacak Jejak Macan Tutul, 80 Kamera Trap Disebar di Hutan Cikepuh Sukabumi
Rumah Panggung di Kalibunder Ludes Terbakar, Motor dan Hand Traktor Ikut Hangus
Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon
15 Orang Terjebak di Sulbar, Disnakertrans Sukabumi dan Relawan KDM Siapkan Pemulangan
Sempat Lumpuh Akibat Longsor, Arah Ibu Kota via Tol Bocimi Kembali Dibuka
KM 72 Ambrol, Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Berhenti Total Arah Ibu Kota

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 18:25 WIB

Dinas Pertanian Buka Suara Soal Dugaan Pupuk NPK Zonk, Siap Libatkan Provinsi untuk Uji Mutu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:37 WIB

Lacak Jejak Macan Tutul, 80 Kamera Trap Disebar di Hutan Cikepuh Sukabumi

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:37 WIB

Rumah Panggung di Kalibunder Ludes Terbakar, Motor dan Hand Traktor Ikut Hangus

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:39 WIB

Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon

Berita Terbaru

Uncategorized

Yellowstone-vixen: INVALID INSTRUCTION [SOLVED]

Selasa, 12 Mei 2026 - 03:33 WIB