BMKG Deteksi 23 Getaran Gempa di Sukabumi, Warga Diminta Tetap Tenang

Minggu, 21 September 2025 - 07:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi rangkaian aktivitas gempa bumi di wilayah Kabupaten Sukabumi dan sekitarnya sejak Sabtu malam (20/9/2025) hingga Minggu dini hari (21/9/2025).

Tercatat, sebanyak 23 getaran gempa dengan variasi magnitudo M2,0 hingga M4,0 mengguncang kawasan tersebut.

Gempa pertama terjadi pada Sabtu (20/9) pukul 23.47 WIB dengan kekuatan M4,0 pada kedalaman 7 km. Episenter berlokasi di darat, sekitar 26 km timur laut Kabupaten Sukabumi. Guncangan dirasakan cukup kuat di wilayah Kalapanunggal dan Kabandungan dengan skala intensitas III-IV MMI.

Hingga Minggu dini hari, susulan terus terjadi dengan intensitas beragam, termasuk gempa M3,8 yang kembali dirasakan warga di Leuwiliang, Pamijahan, Kabandungan, Cibadak, hingga Pelabuhanratu.

BMKG mengonfirmasi bahwa rangkaian gempa tersebut merupakan akibat aktivitas sesar aktif di sekitar Sukabumi.

“Fenomena ini menunjukkan adanya aktivitas seismik yang cukup dinamis. Namun hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa,” jelas Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Selatan, Dr. Hartanto.

BMKG menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu atau informasi yang tidak jelas sumbernya. Seluruh update resmi dapat diakses melalui kanal komunikasi BMKG seperti aplikasi InfoBMKG, media sosial resmi, dan website bmkg.go.id.

“Warga diharapkan tetap waspada, terutama yang tinggal di kawasan rawan bencana. Namun tidak perlu panik karena gempa ini tidak berpotensi tsunami,” tambah Hartanto.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru