Bupati dan DPRD Sukabumi Turut Simak Pidato Kenegaraan Prabowo

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama DPRD mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam rangka peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

Pidato tersebut disaksikan melalui siaran televisi di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, Jumat (15/8/2025) kemarin.

Bupati Sukabumi Asep Japar bersama Wakil Bupati Andreas serta Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali turut hadir dalam kesempatan itu untuk menyaksikan Sidang Tahunan MPR, DPR, dan DPD RI tahun 2025.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya memahami Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 secara utuh. Ia menegaskan bahwa UUD tidak boleh hanya menjadi slogan, melainkan harus dipahami sebagai rancang bangun yang relevan, nyata, dan bisa dioperasionalkan.

“Generasi 1945 seperti proklamator Soekarno adalah generasi yang mengalami penjajahan, di mana kekayaan negara diambil bangsa lain. Karena itu mereka membuat dokumen singkat tapi padat, yang menjelaskan bagaimana menjalankan ekonomi dan birokrasi kita,” kata Presiden.

Ia menyatakan, kekuatan bangsa dilihat dari bagaimana kekayaan dikelola. Untuk itu, pemerintah perlu berani mengoreksi langkah yang keliru. Menurutnya, pasal 33 ayat 1, 2, 3, dan 4 UUD 1945 adalah benteng pertahanan ekonomi Indonesia.

“Pasal dan ayat-ayat tersebut memiliki makna yang saling berkaitan. Sehingga, Pasal ini menjadi dasar bagi sistem ekonomi Indonesia yang berlandaskan pada kekeluargaan, penguasaan negara atas sumber daya strategis, dan kesejahteraan rakyat,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga mengapresiasi kinerja Badan Gizi Nasional yang menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program yang baru delapan bulan berjalan itu dinilai telah membawa dampak positif, mulai dari meningkatnya kehadiran siswa di sekolah, prestasi belajar, hingga terciptanya ribuan lapangan kerja baru.

“Program MBG sudah melibatkan satu juta petani, nelayan, peternak, serta UMKM. Ini berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi di desa-desa,” pungkasnya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Bukan Demo, Aliansi Peduli MBG Sukabumi Raya Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka
MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan
Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama
Disnakertrans Sukabumi Pastikan Layanan Kartu Kuning Tetap Berjalan Meski ASN WFH
DPPKB Kabupaten Sukabumi Kejar 6.810 Akseptor, KB Pasca Persalinan Jadi Andalan Pengendalian Penduduk
BPR Sukabumi Terus Berinovasi, SIMPEN Jadi Jembatan Layanan Perbankan yang Lebih Mudah
Ribuan Massa Aliansi Masyarakat Peduli MBG Bakal “Putihkan” Sukabumi dengan Aksi Damai dan Istighosah
Disnakertrans Sukabumi Siapkan SDM Siap Kerja Lewat Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:33 WIB

Bukan Demo, Aliansi Peduli MBG Sukabumi Raya Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:10 WIB

MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:58 WIB

Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:55 WIB

Disnakertrans Sukabumi Pastikan Layanan Kartu Kuning Tetap Berjalan Meski ASN WFH

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:35 WIB

DPPKB Kabupaten Sukabumi Kejar 6.810 Akseptor, KB Pasca Persalinan Jadi Andalan Pengendalian Penduduk

Berita Terbaru

PERISTIWA

Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total

Kamis, 25 Jun 2026 - 10:11 WIB