Longsor dan Banjir Melanda Bojongasih Parakansalak, 9 Rumah Terdampak

Minggu, 6 Juli 2025 - 22:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Desa Bojongasih, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi mengakibatkan longsor dan banjir.

Bencana alam tersebut dilaporkan pada Minggu dini hari sekira pukul 02.15 WIB hingga berdampak pada puluhan warga di dua kampung berbeda.

Menurut laporan dari Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanganan Daerah (Pusdalops BPBD) Kabupaten Sukabumi, lokasi kejadian berada di Kampung Cileungsir RT. 07/01 dan di Kampung Garduh RT. 06/02, Desa Bojongasih, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi.

Longsor di Desa Bojongasih, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Minggu (6/7/2025).

“Banjir terjadi diakibatkan oleh aktivitas cut and fill di lapangan bola. Setidaknya enam rumah terendam banjir, menimpa keluarga Bapak Ace (7 jiwa), Bapak Denih (4 jiwa), Ibu Amel (5 jiwa), Bapak Tatang (8 jiwa), Bapak Ubad (4 jiwa), dan Bapak Ujang Hendar (7 jiwa),” ujar Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna kepada wartawan.

Selain banjir, sambung Daeng. Tanah longsor juga dilaporkan menerjang tiga rumah warga. Korban terdampak longsor adalah keluarga Ibu Kokom (3 jiwa), Ibu Een (4 jiwa), dan Bapak Ujang (3 jiwa). Secara keseluruhan, terdapat 9 Kepala Keluarga (KK) dengan total 44 jiwa yang menderita dampak langsung dari bencana ini. Satu KK atas nama Bapak Budi Yulianto juga dilaporkan terancam.

Menanggapi kejadian ini, tim gabungan yang terdiri dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Parakansalak, koordinasi dengan Pemerintah Desa Bojongasih, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pol PP, Tagana, dan Kasatgas Linmas, segera melakukan asesmen ke lokasi kejadian.

“Saat ini, penanganan di lokasi masih terus berlangsung. Kebutuhan mendesak yang diperlukan meliputi bronjong, karung, material, serta normalisasi saluran drainase. BPBD Kabupaten Sukabumi merekomendasikan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem, khususnya hujan yang disertai angin dan petir, mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu,” imbuhnya.

Reporter: Ifan | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar
Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 
Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda
Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total
Kawal Kelanjutan Program MBG, Seniman HG Sukabumi Ikut Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka
Pesisir Sukabumi Bersuara, HNSI Minta Aturan Benur Tak Lagi Membingungkan Nelayan
Nahas! Pemuda Asal Cikidang Tewas Tenggelam di Curug Tiga Kabandungan
Warga Geruduk Pengembang Perumahan di Nagrak, Tuntut Janji yang Tak Kunjung Ditepati

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:12 WIB

Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:19 WIB

Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:11 WIB

Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:25 WIB

Kawal Kelanjutan Program MBG, Seniman HG Sukabumi Ikut Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:19 WIB

Pesisir Sukabumi Bersuara, HNSI Minta Aturan Benur Tak Lagi Membingungkan Nelayan

Berita Terbaru