Optimis Raih KLA Kategori Utama, Bupati: Atensi terhadap Anak Merupakan Visi Pembangunan Sukabumi

Rabu, 14 Mei 2025 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Bupati Sukabumi H. Asep Japar menyatakan optimisme tinggi bahwa daerah yang dipimpinnya dapat meraih predikat Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) kategori utama. Hal ini ia ungkapkan saat menyambut tim verifikasi lapangan hybrid dalam evaluasi KLA, Rabu (14/5/2025) dari Pendopo Sukabumi.

“Kami yakin bisa mendapatkan predikat yang lebih baik dari tahun sebelumnya,” ujar Bupati Asep Japar dengan penuh keyakinan.

Optimisme tersebut bukan tanpa alasan. Pemerintah Kabupaten Sukabumi, lanjutnya, telah membangun komitmen kuat untuk pemenuhan hak-hak anak melalui kolaborasi lintas sektor. Atensi terhadap anak bahkan dijadikan prioritas utama dalam pembangunan daerah.

“Perhatian terhadap anak merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari agenda pembangunan kami. Ini sejalan dengan visi menciptakan Sukabumi yang Mubarakah — Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah,” tegasnya.

Berdasarkan hasil evaluasi mandiri, Kabupaten Sukabumi telah memperoleh skor tinggi yang masuk dalam kriteria kategori utama. Capaian ini turut diperkuat hasil verifikasi administrasi dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat.

“Optimisme kami diperkuat dengan regulasi, kebijakan, penganggaran, dan penguatan program yang berpihak pada anak,” tambah Asep Japar.

Kepala Gugus Tugas KLA Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti, turut mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Ia menyebutkan, kolaborasi di daerah ini sudah sangat maksimal dalam upaya perlindungan anak.

“Upaya luar biasa telah ditunjukkan. Semoga tim verifikator dapat menyaksikan langsung keseriusan Pemkab Sukabumi,” ucapnya bangga.

Sementara itu, perwakilan verifikator KLA dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Didik Agus Setiawan, menjelaskan bahwa terdapat 24 indikator penilaian yang terbagi dalam lima klaster utama.

“Indikator tersebut mencakup hak sipil dan kebebasan anak, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dan kesejahteraan, pendidikan dan pemanfaatan waktu luang serta kegiatan budaya, hingga perlindungan khusus anak,” paparnya.

Dengan semangat kolaboratif dan komitmen yang kuat, Kabupaten Sukabumi kini menanti hasil verifikasi yang akan menentukan capaian KLA 2025.

Redaktur: Ujang Herlan

 

 

 

Berita Terkait

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja
Perbaikan Jalan Dikebut, Akses Tanjungsari-Bojongtipar Jadi Penggerak Ekonomi Jampang Tengah
Wabup Andreas Sebut Pramuka Jadi Wadah Strategis Membangun Karakter Generasi ‎
Konflik Nelayan Ujunggenteng Mereda, DPRD Sukabumi Dorong 12 Aturan Dipatuhi
Dorong Pemilih Cerdas Pemilu 2029, Heri Gunawan dan KPU Kota Sukabumi Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik
Gelar Sosialisasi Pemilih Berkelanjutan di Nyalindung, Heri Gunawan Dorong Masyarakat Jadi Pemilih Cerdas
Sampaikan Pesan Bung Karno, Ono Surono: Bangsa yang Kuat Terlahir dari Ibu Hebat
Gelar Sosialisasi ATR/BPN di Nyalindung, Heri Gunawan Dorong Percepatan PTSL dan Reforma Agraria

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:07 WIB

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:25 WIB

Perbaikan Jalan Dikebut, Akses Tanjungsari-Bojongtipar Jadi Penggerak Ekonomi Jampang Tengah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Wabup Andreas Sebut Pramuka Jadi Wadah Strategis Membangun Karakter Generasi ‎

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Konflik Nelayan Ujunggenteng Mereda, DPRD Sukabumi Dorong 12 Aturan Dipatuhi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Dorong Pemilih Cerdas Pemilu 2029, Heri Gunawan dan KPU Kota Sukabumi Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB