DPRD Soroti Video Viral Pekerja PU Berjoget di Atas Jembatan Cidadap

Kamis, 17 April 2025 - 22:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebuah video berdurasi 34 detik yang menunjukkan belasan pekerja berseragam Dinas Pekerjaan Umum (PU) tengah berjoget di atas jembatan darurat Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.

Dalam video mendadak viral di grup-grup WhatsApp dan media sosial itu tampak para pekerja mengenakan atribut lengkap, rompi dan helm proyek, berjoget riang seperti sedang membuat konten media sosial.

Aksi ini sontak menuai sorotan publik, terlebih karena jembatan tersebut sebelumnya rusak berat diterjang banjir dan aksesnya sangat krusial bagi masyarakat sekitar.

Terlebih, yang memicu kemarahan adalah momen video tersebut, apakah diambil sebelum atau sesudah jembatan darurat rusak kembali. Perbedaan waktu menjadi titik krusial yang disorot oleh Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita.

“Kalau video itu dibuat sebelum jembatan ancur, berarti mereka tidak serius membangun terbilang asal – asalan. Ini terlihat jelas ketidak seriusan mereka merencanakan pembuatan jembatan sementara itu. Mereka lebih mementingkan bergaya diatas penderitaan rakyat yg sedang bingung cari akses,” tegas Hamzah, Kamis (17/4/2025).

Namun bila video itu direkam setelah jembatan rusak lagi, Hamzah justru lebih mengecam keras!.

“Kalau setelah jembatan rusak, saya katakan kurang ajar. Saat masyarakat menjerit karena akses terputus, mereka malah melakukan hal yang tidak terpuji dan tidak patut di contoh,” kesalnya.

Menurut Hamzah, kejadian ini bukan semata tentang konten video, tapi lebih pada cerminan etika dan sensitivitas sosial petugas di lapangan. Ia meminta evaluasi menyeluruh terhadap tim PU yang bertugas, termasuk siapa yang bertanggung jawab atas pembangunan jembatan darurat tersebut.

Hamzah juga menegaskan pentingnya pelibatan masyarakat lokal dalam proses pemulihan infrastruktur, karena mereka yang paling tahu medan, kondisi, dan kebutuhan riil warga.

“Saya berharap semua steakholder dilibatkan. karena yang tau situasi dan kondisi itu kami sebagai orang lokal. Mari kita kawal agar lebih baik lagi,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 
Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda
Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total
Kawal Kelanjutan Program MBG, Seniman HG Sukabumi Ikut Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka
Pesisir Sukabumi Bersuara, HNSI Minta Aturan Benur Tak Lagi Membingungkan Nelayan
Nahas! Pemuda Asal Cikidang Tewas Tenggelam di Curug Tiga Kabandungan
Warga Geruduk Pengembang Perumahan di Nagrak, Tuntut Janji yang Tak Kunjung Ditepati
Hari Ketiga Pencarian Tobi Efendi, Tim Gabungan Perluas Penyisiran hingga 9 Nautical Mil

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:19 WIB

Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:19 WIB

Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:11 WIB

Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:25 WIB

Kawal Kelanjutan Program MBG, Seniman HG Sukabumi Ikut Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:19 WIB

Pesisir Sukabumi Bersuara, HNSI Minta Aturan Benur Tak Lagi Membingungkan Nelayan

Berita Terbaru

PERISTIWA

Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total

Kamis, 25 Jun 2026 - 10:11 WIB