Menteri LHK Sidak Dua Titik Tambang di Sukabumi

Sabtu, 22 Maret 2025 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK)
Dr. Hanif Faisol Nurofiq melakukan kunjungan kerja dengan mendatangi dua titik lokasi tambang yang berada di Kabupaten Sukabumi.

Dua lokasi tersebut berada di lokasi tambang PT. Java Pro Tam, Kampung Pancalikan RT 01/15, dan CV. Dutalimas, Kp. Batu asih RT 01/16 Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Menteri LHK RI beserta jajaran kementerian tiba di lokasi tambang pertama sekira pukul 12.00 WIB, dan didampingi Dinas DLH Kabupaten Sukabumi, Kepala Desa Sekarwangi, serta Forkopimcam Cibadak.

Menteri LHK RI, Dr. Hanif Faisol Nurofiqn saat sidak di dua titik lokasi tambang yang berada di Kecamatan Cibadak, Sukabumi.

“Yang satu ini masih berjalan izinnya, jadi kepada mereka diminta untuk menaati persetujuan lingkungannya, dan hari ini sudah didalami memang ada beberapa indikator yang berdasarkan pantauan kami belum ditaati sehingga kami akan memberikan sanksi administrasi pasang papan peringatan dan melakukan penyegelan,” kata Dr. Hanif Faisol Nurofiq, Sabtu (22/3/2025).

Hingga saat ini, kata dia, Kementerian LHK sedang lakukan pendalaman untuk memberikan arahan kepada Gubernur Jabar dan mandat kepada Bupati Sukabumi untuk melakukan evaluasi terkait titik-titik seperti ini. Kemudian untuk melakukan review terkait dengan lingkungannya. Karena salah satu syarat untuk mereview adalah terjadinya bencana alam yang cukup besar.

“Karena bencana ini kami akan koordinasikan dengan BNPB juga untuk memberikan justifikasi. Gubernur dan Bupati perlu review adanyanya bencana dan titik-titik tambang seperti ini yang menyebar di Sukabumi terutama di Daerah Aliran Sungai (DAS) Cimandiri dan Cikaso,” pungkasnya.

Reporter: Ifan | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan
Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar
Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan
Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup
Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan
Wamenko Tantang Sukabumi Bangun Budaya Pilah Sampah di Setiap Desa
Bukan Toko, Ini Swalayan Pakaian Gratis di Posko Korban Kebakaran Ciptamulya
Nyalip Bersamaan di Cibadak, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Bertabrakan dengan Mikrobus

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:33 WIB

Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan

Berita Terbaru