JURNALSUKABUMI.COM – Selain menghadapi dampak bencana alam, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi juga menyesuaikan pola pembelajaran selama bulan Ramadan.
Situasi ini semakin relevan mengingat beberapa sekolah yang terdampak bencana juga mengalami kendala dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar atau KBM akibat cuaca ekstrem.
Sekretaris Disdik, Khusyairin, mengungkapkan bahwa kebijakan dari Menteri Pendidikan memperbolehkan sekolah untuk menerapkan pembelajaran fleksibel selama Ramadan, dengan lebih banyak kegiatan berbasis keagamaan.
“Kondisi ini bertepatan dengan bulan Ramadan, sehingga sekolah memiliki keleluasaan untuk menyesuaikan jam belajar dan menambahkan aktivitas keagamaan yang lebih intensif,” ujarnya.
Beberapa sekolah yang sebelumnya mengalami kerusakan pada Desember 2024 kini kembali terdampak akibat cuaca buruk.
“Dengan adanya kebijakan pembelajaran fleksibel ini, diharapkan proses belajar mengajar tetap berjalan, meskipun ada kendala di lapangan,” tuturnya.
Khusyairin menegaskan bahwa langkah ini diambil tidak hanya untuk menyesuaikan kondisi bencana, tetapi juga sebagai bagian dari upaya meningkatkan pendidikan karakter siswa selama Ramadan.
“Dengan strategi ini, Disdik Kabupaten Sukabumi memastikan bahwa pendidikan tetap berlanjut, baik di sekolah maupun dari rumah, tanpa mengorbankan keselamatan siswa dan tenaga pendidik,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












