Sekda Tegaskan Anggaran Rp15,6 Miliar untuk Penataan Kawasan Gadobangkong, Bukan Patung Penyu

Rabu, 5 Maret 2025 - 23:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menegaskan bahwa anggaran Rp15,6 miliar yang digunakan dalam proyek penataan kawasan Gadobangkong bukan hanya untuk pembuatan patung penyu yang belakangan ramai diperbincangkan.

Ade menjelaskan bahwa anggaran tersebut dialokasikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk melakukan berbagai perbaikan dan penataan di sepanjang kawasan Gadobangkong, yang dikenal sebagai salah satu ikon wisata Kabupaten Sukabumi.

“Anggaran Rp15,6 miliar itu bukan hanya untuk pembuatan patung penyu, tetapi untuk penataan seluruh kawasan Gadobangkong. Ini merupakan bantuan dari Provinsi Jawa Barat kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi, dan kami sangat berterima kasih,” ujar Ade Suryaman.

Ia juga menyayangkan adanya informasi yang keliru di masyarakat yang menganggap bahwa dana sebesar itu hanya digunakan untuk pembangunan patung penyu semata.

“Yang beredar di masyarakat seolah-olah Rp15,6 miliar itu hanya untuk patung penyu, padahal tidak demikian. Anggaran ini untuk pengembangan kawasan Gadobangkong secara menyeluruh agar lebih nyaman dan menarik bagi wisatawan,” tegasnya.

Dengan adanya penataan ini, Gadobangkong diharapkan menjadi destinasi wisata yang lebih menarik, baik bagi warga lokal maupun wisatawan luar daerah. Kawasan ini akan mendapatkan berbagai fasilitas baru untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi optimistis bahwa proyek ini dapat meningkatkan potensi ekonomi daerah dan memperkuat sektor pariwisata, mengingat Gadobangkong memiliki nilai historis dan menjadi salah satu ikon khas Sukabumi.

Sekda Sukabumi juga mengajak masyarakat untuk mendukung program penataan ini dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Mari kita bersama-sama mendukung upaya pemerintah dalam mempercantik Gadobangkong. Ini bukan hanya tentang patung penyu, tapi tentang bagaimana kita bisa mengembangkan potensi wisata daerah demi kemajuan Sukabumi,” tandasnya .

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama
30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi
Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa
Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama

Berita Terbaru