Ruang Kelas di SDN 3 Cikidang Ambruk Ditengah Proses Belajar, Kok Bisa?

Jumat, 15 November 2024 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebuah insiden menggemparkan terjadi di SD Negeri 3 Cikidang, Kabupaten Sukabumi, ketika atap salah satu ruang kelas tiba-tiba ambruk saat proses belajar-mengajar berlangsung, Jumat (15/11/2024).

Beruntung, tidak ada korban dalam peristiwa ini. Namun, proses belajar mengajar terpaksa dipindahkan ke ruang lain yang memamg kondisinya tak kalah mengkekhwatirkan.

Menurut Nanang Suherman, seorang warga setempat menyebut kondisi sekolah, bangunan SDN 3 Cikidang sudah lama menunjukkan tanda-tanda kerusakan serius.

“Dari dulu sudah kelihatan parah, tapi memang belum ada langkah nyata untuk perbaikan. Baru saja minggu ini kami, para warga, membicarakan hal ini dengan guru-guru,” ungkapnya.

Nanang juga menambahkan bahwa pihak sekolah telah berupaya mengajukan permintaan bantuan ke dinas, tetapi belum mendapatkan tanggapan.

Sementara itu, Tety, guru kelas 5 di sekolah tersebut mengaku bahwa ambruknya kelas 6 terjadi sekitar pukul 10:30 WIB. Menurutnya, meski kondisi bangunan rusak ini telah diketahui selama setahun terakhir, permohonan perbaikan tampaknya belum direspons karena banyaknya sekolah lain di wilayah itu yang juga membutuhkan renovasi mendesak.

“Proposal perbaikan sudah kami ajukan lima bulan lalu, tapi sampai sekarang masih menunggu giliran,” ujarnya.

Guru-guru dan siswa di sekolah itu sebenarnya telah menyadari ancaman dari kondisi bangunan yang memprihatinkan, terlebih karena lokasi sekolah di daerah yang sering dilanda hujan deras.

“Sehari sebelumnya hujan deras memang terjadi, mungkin itu yang akhirnya membuat bangunan yang sudah rapuh ini tak kuat lagi,” lanjut Tety.

Atap ruang kelas yang terbuat dari kayu dan genteng jatuh hingga memenuhi lantai kelas, membuat pembelajaran terpaksa dialihkan ke ruang lain yang juga kondisinya tak kalah memprihatinkan.

Saat ini, proses belajar-mengajar di sekolah tersebut dilakukan secara bergantian di ruangan yang tersisa demi keselamatan para siswa dan guru.

“Bahwa di sekolah terdapat enam ruangan kelas dan satu perpustakaan, sementara bangunan yang kondisinya paling parah adalah ruangan yang ambruk tersebut,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Truk Box Tertabrak KA Pangrango di Cibadak, Satu Pemotor Tewas
Dicekoki Miras hingga Tak Sadarkan Diri, Remaja Sukabumi Diduga Dijual ke Pria Hidung Belang
Apes! Tabrak Tembok Masjid, Pelaku Curanmor Babak Belur Dihajar Massa di Nagrak
Pedagang Sayur Tewas Terlindas KA Pangrango di Perlintasan Tanpa Palang Pintu
Dua Warga Nagrak Korban Pembacokan Masih Dirawat di Rumah Sakit
Truk Hino Tabrak 4 Kendaraan di Cibadak, Sempat Mundur dan Hantam Mobil di Belakang
Dua Pemotor Tertabrak Kereta Pangrango di Benteng Sukabumi Meninggal Dunia, Ini Identitasnya!
Dua Pemotor Wanita Tertabrak Kereta di Benteng Sukabumi hingga Kritis

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:54 WIB

Truk Box Tertabrak KA Pangrango di Cibadak, Satu Pemotor Tewas

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:16 WIB

Dicekoki Miras hingga Tak Sadarkan Diri, Remaja Sukabumi Diduga Dijual ke Pria Hidung Belang

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:55 WIB

Apes! Tabrak Tembok Masjid, Pelaku Curanmor Babak Belur Dihajar Massa di Nagrak

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:22 WIB

Pedagang Sayur Tewas Terlindas KA Pangrango di Perlintasan Tanpa Palang Pintu

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:15 WIB

Dua Warga Nagrak Korban Pembacokan Masih Dirawat di Rumah Sakit

Berita Terbaru