Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Diki Jaya di Palabuhanratu: 34 Adegan Terungkap

Rabu, 16 Oktober 2024 - 13:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Polres Sukabumi menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Diki Jaya (21), warga Kampung Baru Citepus, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, yang dilakukan oleh empat tersangka.

Rekonstruksi ini dilakukan untuk memperjelas kronologi kejadian yang menewaskan Diki, dengan menghadirkan para tersangka: Nopal alias N (19), Gilang Maulana alias GM (20), Juanda alias J (18), dan Erni alias E (49).

Demi keamanan, rekonstruksi tetap digelar di sekitar kawasan pesisir Kecamatan Palabuhanratu. Pada Rabu (16/10/2024), keempat tersangka memperagakan kembali 34 adegan yang menggambarkan peristiwa tragis tersebut, mulai dari awal pertemuan hingga detik-detik penusukan yang menyebabkan hilangnya nyawa Diki Jaya.

Adegan pertama memperlihatkan Nopal mengetuk pintu rumah korban dan bertemu dengan Ani, ibu angkat korban. Ani, yang saat itu menyadari kedatangan teman-teman Diki, membangunkan korban yang sedang tertidur.

“Diki, itu ada temannya menjemput,” ujar Ani saat membangunkan Diki, yang dalam adegan ini diperankan oleh seorang polisi.

Selanjutnya, rekonstruksi memperlihatkan adegan di mana para pelaku dan korban berkumpul di pinggir pantai sambil mengonsumsi minuman keras. Ketegangan memuncak saat terjadi perselisihan yang berujung pada penusukan yang mengakibatkan korban kehilangan nyawanya.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Ali Jupri, menjelaskan bahwa rekonstruksi ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian dengan berita acara yang telah diberikan oleh para tersangka.

“Satreskrim polres Sukabumi melakukan kegiatan rekontruksi perkara terjadinya hilang nyawa satu orang laki laki di TKP dipinggir laut Citepus, dimana hari ini 34 reka adegan yang disesuaikan dengan berita acara yang diberikan oleh tersangka,” ungkap AKP Ali Jupri.

Kegiatan rekonstruksi juga dihadiri oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan kuasa hukum dari para tersangka untuk melengkapi berkas acara pemeriksaan (BAP) yang sudah disusun oleh penyidik.

“Hari ini pun tidak ditemukan adanya keganjilan atau temuan baru, jadi penyidik untuk melengkapi daripada penyidikan yaitu melakukan rekontruksi,” tambahnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

BGN Hentikan Operasional 58 SPPG di Sukabumi, Ini Penyebabnya!
Kejati Jabar Tahan Sekretaris DPRD Indramayu Terkait Korupsi Tunjangan Senilai Rp18,7 Miliar
Babak Baru SPPG Nagrak Utara III, Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Permintaan Rp1 Miliar dari YMQI
Viral Adu Jotos di Padepokan Ciracap, Dua Orang Kini Berstatus Tersangka
Siap Hadapi Gugatan, Kuasa Hukum SPPG Nagrak Utara III Bantah Pengalihan Yayasan Sepihak
Dugaan Pengalihan Yayasan Picu Sengketa Dapur MBG Nagrak Utara III, Mutiara Qolbu Tempuh Jalur Hukum
Pengukuran Lahan Eks HGU PT AJA Difasilitasi Polisi, Tokoh Palabuhanratu Lengkapi Bukti Siapkan Gugatan PTUN
Sengketa Lahan Eks HGU PT AJA, Tokoh Palabuhanratu Penuhi Undangan Klarifikasi Polisi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:49 WIB

BGN Hentikan Operasional 58 SPPG di Sukabumi, Ini Penyebabnya!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Kejati Jabar Tahan Sekretaris DPRD Indramayu Terkait Korupsi Tunjangan Senilai Rp18,7 Miliar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Babak Baru SPPG Nagrak Utara III, Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Permintaan Rp1 Miliar dari YMQI

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:13 WIB

Viral Adu Jotos di Padepokan Ciracap, Dua Orang Kini Berstatus Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Siap Hadapi Gugatan, Kuasa Hukum SPPG Nagrak Utara III Bantah Pengalihan Yayasan Sepihak

Berita Terbaru