Fasilitas RTH di Sukabumi Memprihatinkan!

Rabu, 16 Oktober 2024 - 08:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Fasilitas di ruang terbuka hijau (RTH) Taman Tenjo Resmi, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, semakin memprihatinkan.

Beberapa bagian, seperti pagar yang mengelilingi area taman dan toilet umum, mengalami kerusakan parah. Selain itu, aksi vandalisme di bangunan toilet semakin memperburuk kondisi taman.

Pantauan di lapangan bahwa beberapa fasilitas tidak lagi bisa digunakan, sehingga mengurangi kenyamanan pengunjung yang ingin menikmati suasana taman.

Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, mengakui kondisi tersebut dan menjelaskan bahwa langkah perbaikan akan dilakukan secara bertahap. Namun, hingga saat ini, fokus utama masih pada perawatan dan pemeliharaan taman yang ada.

“Iya, nanti akan ada intervensi perbaikan secara bertahap. Sekarang, kami masih fokus pada pemeliharaan tanaman dan menginventarisir kebutuhan di taman-taman lainnya agar bisa disesuaikan dengan perencanaan anggaran,” kata Herdiawan, Rabu (16/10/2024).

Ia juga menjelaskan bahwa saat ini Dinas Perkim tengah melakukan rehabilitasi di Alun-alun Palabuhanratu. Sementara itu, taman-taman lain, seperti Taman Bappeda dan Lapang Cangehgar, tetap mendapat perawatan rutin.

“Saat ini, rehab dilakukan di Alun-alun Palabuhanratu. Untuk taman-taman lainnya, kami masih melakukan pemeliharaan secara rutin,” tambahnya.

Herdiawan juga menghimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga fasilitas umum, khususnya dalam mencegah tindakan vandalisme yang merusak keindahan taman.

“Pandalisme sangat mengganggu keindahan taman. Kami berharap masyarakat dapat menjaga fasilitas yang ada agar tetap indah dan nyaman saat dikunjungi,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 
Menaker Buka Pelatihan TMT ABT Batch 2, Targetkan Perluasan Kesempatan Kerja di Sukabumi
Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI
Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Menaker Buka Pelatihan TMT ABT Batch 2, Targetkan Perluasan Kesempatan Kerja di Sukabumi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Berita Terbaru