Tekan Pencemaran Sungai Akibat Limbah Pabrik, Ini Kata DLH dan Diskan Sukabumi!

Jumat, 11 Oktober 2024 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus melakukan upaya menekan pencemaran sungai akibat limbah pabrik di Kabupaten Sukabumi.

Kepala DLH Kabupaten Sukabumi, Prasetyo, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen melakukan pengendalian terhadap pencemaran sungai yang diakibatkan oleh limbah pabrik, terutama di wilayah yang berada di dekat aliran sungai seperti Sungai Cicatih dan sekitarnya.

Prasetyo menjelaskan bahwa kawasan Subdas (Sub Daerah Aliran Sungai) yang dilalui oleh sejumlah pabrik di Kabupaten Sukabumi menjadi fokus utama dalam pengawasan dan pengendalian limbah.

DLH terus berusaha memastikan agar limbah industri yang dihasilkan tidak mencemari sungai-sungai penting yang melintasi daerah tersebut.

“Kita akan selalu mengadakan pengendalian supaya tidak terjadi pencemaran terhadap sungai, terutama di Subdas yang dilalui oleh perusahaan-perusahaan besar di sepanjang aliran Sungai Cicatih dan sungai-sungai lainnya,” kata Prasetyo, Jumat (11/10/2024).

Selain itu, DLH juga memusatkan perhatian pada Sungai Cimandiri yang memiliki muara di wilayah Sukabumi.

Prasetyo mengungkapkan bahwa pengendalian di sepanjang Sungai Cimandiri tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran serta aktif masyarakat.

DLH tengah berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya yang berada di daerah hulu, seperti di kawasan Gegerbitung, untuk menjaga kebersihan hutan dan sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Kami bekerja sama dengan masyarakat di hulu Sungai Cimandiri, seperti di daerah Gegerbitung, agar lebih peduli terhadap kelestarian hutan di sana. Ini penting untuk mencegah sampah dan limbah masuk ke aliran sungai. Kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah di sepanjang sungai juga sangat kami dorong,” tambahnya.

Meski demikian, Prasetyo menyebutkan bahwa hingga saat ini, kualitas air Sungai Cimandiri masih berada di bawah ambang batas baku mutu air. Namun, ia menegaskan bahwa pengendalian terus dilakukan untuk memastikan agar pencemaran tidak semakin parah di masa mendatang.

“Sampai saat ini, baku mutu air Sungai Cimandiri masih stabil dan berada di bawah ambang batas pencemaran. Namun, kami tetap melakukan pengawasan dan langkah preventif untuk menjaga kualitas air tetap baik,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati menambahkan, ekosistem di kawasan sungai jika terjadi pencemaran lingkungan yang membahayakan dipastikan akan merusak biotas ikan.

“Ya, solusinya pemulihan harus segera dilakukan di Sungai untuk mengembalikan ekosistem yang sudah maupun terancan rusak. Antara lain memperketat pengawasan pembuangan limbah dan memastikan baku mutu limbah dalam batas aman,” tambahnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Bukan Demo, Aliansi Peduli MBG Sukabumi Raya Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka
MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan
Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama
Disnakertrans Sukabumi Pastikan Layanan Kartu Kuning Tetap Berjalan Meski ASN WFH
DPPKB Kabupaten Sukabumi Kejar 6.810 Akseptor, KB Pasca Persalinan Jadi Andalan Pengendalian Penduduk
BPR Sukabumi Terus Berinovasi, SIMPEN Jadi Jembatan Layanan Perbankan yang Lebih Mudah
Ribuan Massa Aliansi Masyarakat Peduli MBG Bakal “Putihkan” Sukabumi dengan Aksi Damai dan Istighosah
Disnakertrans Sukabumi Siapkan SDM Siap Kerja Lewat Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:33 WIB

Bukan Demo, Aliansi Peduli MBG Sukabumi Raya Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:10 WIB

MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:58 WIB

Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:55 WIB

Disnakertrans Sukabumi Pastikan Layanan Kartu Kuning Tetap Berjalan Meski ASN WFH

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:35 WIB

DPPKB Kabupaten Sukabumi Kejar 6.810 Akseptor, KB Pasca Persalinan Jadi Andalan Pengendalian Penduduk

Berita Terbaru

PERISTIWA

Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total

Kamis, 25 Jun 2026 - 10:11 WIB