Kehadiran Cawabup Andreas Tak Mampu Redam Ricuh di Semifinal Persiratu Cup 2024

Selasa, 8 Oktober 2024 - 08:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pertandingan semifinal Persiratu Cup 2024 yang mempertemukan Arekas FC dan Ezra FC harus berakhir lebih cepat dari jadwal akibat kericuhan yang terjadi di tengah laga.

Calon Wakil Bupati Sukabumi nomor urut 2, Andreas, yang turut membuka pertandingan tersebut, menjadi saksi mata insiden yang memaksa laga dihentikan.

Kericuhan bermula ketika seorang pemain dari Ezra FC mendapat kartu merah setelah protes keras kepada wasit, tidak menerima keputusan wasit yang sebelumnya memberinya kartu kuning atas pelanggaran yang dilakukannya. Situasi semakin memanas ketika pemain tersebut mulai menunjukkan sikap agresif.

“Awalnya, pemain Ezra FC protes keras kepada wasit setelah dikasih kartu kuning. Mungkin protesnya dianggap berlebihan, akhirnya wasit langsung mengeluarkan kartu merah,” ungkap Rudi, salah satu penonton asal Palabuhanratu yang turut menyaksikan kejadian tersebut, Selasa (8/10/2024).

Ketegangan di lapangan semakin meningkat saat pemain Ezra FC menabrakkan tubuhnya ke wasit, memicu respons dari penonton yang langsung merangsek masuk ke dalam lapangan.

Dengan cepat, suasana menjadi kacau dan tidak terkendali, meskipun Cawabup Andreas hadir sebagai tamu kehormatan dalam acara tersebut.

“Pemain menubruk wasit, lalu penonton tiba-tiba ikut masuk ke lapangan. Semua jadi tidak terkendali. Padahal ada Pak Andreas yang ikut menonton, sungguh disayangkan,” lanjut Rudi.

Pertandingan yang berlangsung di Lapang Sepak Bola Cikeong, Desa Cimanggu, Kecamatan Palabuhanratu, pada Senin sore (7/10/2024), akhirnya terpaksa dihentikan oleh panitia demi menjaga keamanan.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Suara Rakyat Bukan untuk Dibeli, Agus Firmansyah Dorong Warga Laporkan Politik Uang
Bawaslu Jabar Dorong Warga Jadi Pengawas Pemilu, Pahami Aturan dan Berani Laporkan Pelanggaran
Heri Gunawan dan Bawaslu Dorong Pengawasan Partisipatif Masyarakat di Sukabumi
Kecelakaan di Leter S Cikidang, Pengendara yang Tak Kenal Medan Diminta Waspada
Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali
Gempa, Tsunami hingga Longsor, BPBD Kenalkan Ancaman Bencana kepada Ratusan Siswa
Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab
Kasus Kades Positif Sabu, Bupati Sukabumi Serukan Perang Melawan Narkoba 

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Suara Rakyat Bukan untuk Dibeli, Agus Firmansyah Dorong Warga Laporkan Politik Uang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Bawaslu Jabar Dorong Warga Jadi Pengawas Pemilu, Pahami Aturan dan Berani Laporkan Pelanggaran

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:32 WIB

Heri Gunawan dan Bawaslu Dorong Pengawasan Partisipatif Masyarakat di Sukabumi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Kecelakaan di Leter S Cikidang, Pengendara yang Tak Kenal Medan Diminta Waspada

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB