Jembatan Kokoh Dibangun di Simpenan, Selamatkan Pelajar untuk Menuntut Ilmu

Sabtu, 21 September 2024 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Perjuangan berbahaya yang dialami para pelajar di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, untuk menyeberangi sungai deras demi bersekolah, kini berakhir.

Selama bertahun-tahun, puluhan anak SD dari Desa Cidadap dan Desa Loji harus mempertaruhkan nyawa dengan berenang atau menggunakan ban bekas untuk melintasi sungai selebar 10 hingga 20 meter. Derasnya arus bahkan telah menelan korban jiwa.

Namun, berkat inisiatif relawan dari Sehati Gerak Bersama, kini mereka memiliki jembatan gantung sepanjang 100 meter yang kokoh.

“Alhamdulillah, jembatan ini didanai sepenuhnya oleh donatur dan diperkirakan bisa bertahan lebih dari 10 tahun,” ungkap Andri Kurniawan, founder relawan Sehati Gerak Bersama, Sabtu (21/9/2024).

Motivasi utama pembangunan ini adalah keselamatan para pelajar yang selama ini harus menantang maut setiap hari demi menuntut ilmu.

“Bahwa ada anak-anak yang menyeberangi sungai bahkan sudah banyak memakan korban jiwa, akhirnya saya tampung semua informasi kita pelajari, baik dampaknya dan falidasi langsung saya sendiri ke lokasi,” terangnya.

Andri menjelaskan, Jembatan yang menghubungkan tiga kampung, yaitu Kampung Cikadaka, Kampung Naringgul, dan Kampung Sawahbera, ini dibangun oleh para Relawan yang dimotori Sehati Gerak Bersama. Bahwa jembatan ini didanai sepenuhnya oleh donatur tanpa campur tangan pemerintah.

“Alhamdulillah, jembatan ini kami bangun dengan dana sekitar Rp 235 juta, dan kekuatannya diperkirakan bisa bertahan lebih dari 10 tahun jika dirawat oleh masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Camat Simpenan, R. Ade Akhsan Bratadiredja, juga menyampaikan bahwa keinginan membangun jembatan sudah ada sejak tahun 1998, namun baru terealisasi berkat inisiatif dari relawan dan donatur.

“Alhamdulillah atas inisiasi, partisipatif donasi dari rekan rekan yang memang dikolaborasikan melalui sehati gerak bersama, ada donatur lain kurang lebih 6, ini dapat terwujud jembatan gantung,” kata R. Ade.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka
Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 
Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda
Nusa Putra Tembus Ranking Dunia, Masuk Kampus Terbaik Jawa Barat dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026
Nusa Putra Perkuat Keberdampakan Global dan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan dalam Kongres Internasional THE GSDC 2026
Bekali Remaja Hadapi Masa Depan, DPPKB Sukabumi Gelar Sosialisasi Kespro
Ratusan Prajurit Yon Armed 13 Nanggala Berangkat ke Perbatasan, Bupati: Kami Bangga dan Mendoakan
Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:56 WIB

Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:19 WIB

Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:19 WIB

Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:46 WIB

Nusa Putra Perkuat Keberdampakan Global dan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan dalam Kongres Internasional THE GSDC 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:42 WIB

Bekali Remaja Hadapi Masa Depan, DPPKB Sukabumi Gelar Sosialisasi Kespro

Berita Terbaru

PERISTIWA

Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total

Kamis, 25 Jun 2026 - 10:11 WIB