Gaji Pertama Dewan Fraksi PKB Disisihkan untuk Renovasi Rumah Mak Enar

Kamis, 12 September 2024 - 10:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PKB siap menyisihkan gaji pertama mereka untuk merenovasi rumah Mak Enar yang kondisinya memprihatinkan.

Hal itu disampaikan Hamzah Gurnita, legislator fraksi PKB setelah mengunjungi rumah Mak Enar di Kampung Cimerak, Desa Cihaur, Kecamatan Simpenan yang tinggal di gubuk reot dan sudah tak layak huni.

Menurut Hamzah, kondisi rumah Mak Enar sangat membutuhkan penanganan segera dan tidak bisa menunggu lama dalam antrean program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang biasa digulirkan pemerintah.

“Rumahnya sangat memprihatinkan, dan ini menjadi PR kita bersama. Insyaallah, dalam waktu dekat saya akan langsung berkomunikasi dengan Ketua fraksi dan Ketua DPC PKB. Kami akan menyisihkan sedikit dari gaji pertama kami untuk membangun rumah Mak Enar ini,” ujar Hamzah, Kamis (12/9/2024).

Politisi PKB asal Dapil I Kabupaten Sukabumi ini mengatakan, informasi mengenai kondisi Mak Enar diperoleh dari salah satu rekannya. Setelah itu, ia menyempatkan diri untuk langsung melihat keadaan rumah tersebut. Hamzah menyadari bahwa kondisi rumah Mak Enar membutuhkan perhatian segera dan berharap bahwa keberadaan Rutilahu seperti ini tidak ditemukan lagi di Kabupaten Sukabumi.

Hamzah menegaskan bahwa Fraksi PKB akan terus mendorong regulasi yang mendukung program-program pro rakyat. Fraksi PKB berkomitmen untuk mengutamakan program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama dalam hal perbaikan rumah tidak layak huni yang sering kali luput dari perhatian.

“Kami dari Fraksi PKB akan terus mendorong beberapa regulasi untuk program-program yang menyentuh langsung kepada masyarakat. Itu yang menjadi keutamaan kami,” tambah Hamzah.

Sementara itu, Kepala Desa Cihaur, Asep Permadi, mengaku terkejut ketika Politisi PKB ini datangan ke Kantor Desanya tanpa pemberitahuan sebelumnya. Asep menyebutkan bahwa persoalan rumah Mak Enar sudah sering diajukan untuk bantuan, namun belum mendapatkan tanggapan yang diharapkan.

“Kami terkejut dengan kedatangan Pak Dewan Hamzah dengan tiba-tiba, beliau datang ke kantor desa dan Pak Hamzah kemudian langsung ke lokasi untuk melihat Rutilahu tersebut,” ujar Asep.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

APBD Perubahan Sukabumi Disepakati, Tambahan Rp89 Miliar Fokus Program PrioritasĀ 
Ketua DPRD Ikut Nyanyi Mati Lampu, Bapeni Sukses Hidupkan Paripurna Istimewa HJKS ke-156
156 Tahun Sukabumi, Paripurna Istimewa Jadi Momentum Menatap Tantangan Pembangunan
400 SPPG Wajib Urus PBG, DPRD Sukabumi Hitung Potensi PAD Bisa Tembus Rp2 Miliar
DPRD Pasang Target: Ratusan SPPG Harus Kantongi PBG dan SLF Sebelum 31 Desember
DPRD Sukabumi Minta Tambahan Anggaran Perubahan APBD 2026, Fokus Program Prioritas
DPRD Sukabumi Mulai Bedah Perubahan APBD 2026, Anggaran Prioritas Jadi Perhatian
Dewan Teddy: Infrastruktur Wilayah II Terus Diperbaiki, Pembangunan Dilakukan Bertahap Sesuai Kemampuan Anggaran

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:09 WIB

APBD Perubahan Sukabumi Disepakati, Tambahan Rp89 Miliar Fokus Program PrioritasĀ 

Kamis, 10 September 2026 - 18:00 WIB

Ketua DPRD Ikut Nyanyi Mati Lampu, Bapeni Sukses Hidupkan Paripurna Istimewa HJKS ke-156

Kamis, 10 September 2026 - 17:55 WIB

156 Tahun Sukabumi, Paripurna Istimewa Jadi Momentum Menatap Tantangan Pembangunan

Jumat, 4 September 2026 - 12:55 WIB

400 SPPG Wajib Urus PBG, DPRD Sukabumi Hitung Potensi PAD Bisa Tembus Rp2 Miliar

Kamis, 3 September 2026 - 18:13 WIB

DPRD Pasang Target: Ratusan SPPG Harus Kantongi PBG dan SLF Sebelum 31 Desember

Berita Terbaru

HEADLINE

Temuan Mayat di Bawah Tol Bocimi Gegerkan Warga Ciambar

Selasa, 29 Sep 2026 - 18:10 WIB

HEADLINE

Warga Nagrak Meregang Nyawa di Dalam Sumur

Selasa, 29 Sep 2026 - 18:07 WIB