Kisah Tekong Cilacap Bawa 28 WNA ke Pulau Christmas Australia

Minggu, 30 Juni 2024 - 14:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dua orang juru mudi atau tekong diduga menyelundupkan 28 Warga Negara Asing (WNA) ke Australia, berangkat dari perairan Cilacap, Jawa Tengah.

Muhammad Agus, salah satu tekong, mengungkapkan bahwa perjalanan ini dimulai atas permintaan seorang warga Cilacap bernama Ical, yang memintanya untuk mengantarkan para WNA ke Pulau Christmas, Australia.

Setelah lima hari berlayar, mereka tiba di perairan Pulau Christmas. Namun, keberadaan mereka segera terdeteksi oleh otoritas Australia. Para petugas patroli Australia menangkap seluruh awak kapal dan penumpang, memindahkan mereka ke kapal patroli.

“Kapal kayu beserta perlengkapan kemudian ditenggelamkan atau dihancurkan oleh pihak Australia,” ungkap Agus, Minggu (30/06/2024).

Setelah penangkapan, Agus dan para WNA ditahan selama 11 hari di atas kapal patroli Australia. Pada Sabtu, 29 Juni 2024, sekitar pukul 05.00 WIB, mereka dilepaskan dan diperintahkan untuk kembali ke perairan Indonesia dengan diberikan satu unit kapal speedboat.

Sebelumnya, beredar video yang menunjukkan kapal jenis speedboat terdampar di wilayah laut Sukabumi, tepatnya di pesisir Pantai Kesik Urug, Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, Sabtu (29/6/2024).

Video berdurasi singkat itu memperlihatkan kapal terdampar di muara, dengan suara seorang perempuan yang kebingungan menyebutkan bahwa kapal tersebut terdampar.

“Perahu pesiar atau gimana ini saya enggak tau, terdampar di laut muara Kesik Urug,” ujar perempuan dalam video tersebut.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan
Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk Simpenan 

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Berita Terbaru