Dokter Forensik RSUD Bunut Ungkap Penyebab Kematian Ibu Dibunuh Anak Kandung

Rabu, 15 Mei 2024 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dokter Forensik RSUD R. Syamsudin SH mengungkap penyebab kematian jasad ibu yang dibunuh oleh anak kandungnya di Kampung Cilandak RT. 015/04 Desa Sekarsari, Kecamatan Kalibunder Kabupaten Sukabumi belum lama ini.

Jenazah korban yang diketahui bernama Inas (43) tersebut tiba di ruang instalasi jenazah Rumah Sakit Bunut sekitar pukul 17.00 WIB, Selasa (14/05/2024).

“Kita temukan banyak luka, terutama luka terbuka pada daerah wajah, leher, kemudian ada di bahu dan lengan. Juga ditemukan ada beberapa memar dan lecet hampir di seluruh tubuh,” kata Dokter Forensik RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi, dr. Nurul Aida Fathia.

Luka yang timbul di tubuh korban, menurutnya disebabkan oleh kekerasan benda tumpul dan setengah tajam. Di tubuh korban ditemukan lebih dari 10 luka terbuka.

“Memar dan lecet sudah pasti luka tumpul kalau luka terbukanya itu memang cirinya tidak begitu pas tapi mengarah kekerasan yang setengah tajam jadi ada tepi yang tajam tapi dia tidak cukup untuk memotong, tidak setajam kaya pisau misalnya,” jelasnya.

Dia menjelaskan, adapun luka pada bagian leher yang diduga menjadi penyebab kematian korban karena menyebabkan kerusakan saluran napas.

“Penyebab kematian terutama yang di leher karena lukanya merusak saluran batang napas kemudian ada pembuluh darah yang potong sehingga yang pasti menimbulkan banyak pendarahan dan kehilangan nafas. Di leher luka terbuka, kedalaman dari permukaan leher ke batang tenggorokan 5-6 cm dengan ketebalan ototnya tadi,” tandasnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Ketegangan Warnai Penataan Trayek di Terminal Benda, Sopir Angkot 02 Tolak Aturan Sepihak!
Perumda AMTJM Tanggapi Aksi Mahasiswa, Tegaskan Pengadaan Water Meter dan IPA Sesuai Prosedur
Belum Kantongi Izin, Pembangunan Alfamart Ditegor Satpol PP Cibadak
Warga Ciawitali Nagrak Dihebohkan Kemunculan Monyet Masuk ke Pemukiman
Tak Kuat Menanjak, Truk Kayu Terguling di Cibangban Sukabumi
Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan
Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup
Suami Bongkar Dugaan Perselingkuhan di Kalibunder, Oknum Guru Dilaporkan ke Polisi

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Ketegangan Warnai Penataan Trayek di Terminal Benda, Sopir Angkot 02 Tolak Aturan Sepihak!

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Perumda AMTJM Tanggapi Aksi Mahasiswa, Tegaskan Pengadaan Water Meter dan IPA Sesuai Prosedur

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Warga Ciawitali Nagrak Dihebohkan Kemunculan Monyet Masuk ke Pemukiman

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Tak Kuat Menanjak, Truk Kayu Terguling di Cibangban Sukabumi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan

Berita Terbaru