Disambut Isak Tangis, Jenazah Kayla Nur Syifa Dimakamkan di Rumah Duka di Gunungguruh

Jumat, 19 April 2024 - 17:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kedatangan jenazah Kayla Nur Syifa (16) siswi kelas 10 dari SMA Negeri Cisaat yang dikabarkan meninggal dunia saat mengikuti seleksi calon peserta Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Sukabumi disambut isak tangis, Jumat (19/04/2024).

Pantauan di lokasi, sekira pukul 12.00 WIB puluhan warga dan para guru bersama para siswa yang merupakan teman korban berdatangan ke rumah duka, tepatnya di ruas Jalan Raya Babakan Damai, Kampung Gunungguruh, Desa Cibentang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi.

Salah seorang paman korban, Jajat Sudrajat (54) mengatakan, ia mengetahui informasi bahwa saudaranya ini, telah dikabarkan meninggal dunia dari adiknya sekitar pukul 11.00 WIB.

“Iya, waktu itu ade saya ini datang ke rumah sekitar pukul 11.00 WIB dan menceritakan bahwa Syifa meninggal dunia,” kata Jajat saat berada di rumah duka.

Setelah itu, ia bersama kerabat lainnya langsung bergegas ke rumah duka, untuk memastikan kebenarannya. Setiba di rumah duka, ia langsung berbicara kepada orang tua Syifa.

“Iya, keluarga khususnya ibu almarhum langsung ke sana (Palabuhanratu),” ungkapnya.

Semasa hidupnya, almarhum ini dikenal sebagai sosok anak yang baik. Selain, terkenal sopan, ia juga dinilai solehah. “Keseharin almarhumah, baik, sholeh. Waktu terakhir ketemu pas lebaran ngumpul di rumah sama keluarga semua,” sambungnya.

Setelah dilakukan pemulasaran oleh pihak keluarganya, akan dimakamkan hari ini di tempat pemakaman keluarganya yang lokasinya berada di belakang rumah duka.

“Iya, itu dibelakang akan dimakamkannya. Jujur, saya juga merasa kaget dan sangat terkejut yah, setelah mendengar saudara saya ini meninggal dunia. Karena, Syifa ini tidak memiliki riwayat penyakit apapun. Jadi, Syifa itu merupakan anak ke-2 dari dua bersaudara atau anak bungsu yah. Nah, kakaknya gak ada di sini, ia lagi berada di Lampung,” tandasnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Cut and Fill di Cikembar Dikeluhkan, Warga Soroti Debu dan KebisinganĀ 
Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi
Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di PalabuhanratuĀ 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Cut and Fill di Cikembar Dikeluhkan, Warga Soroti Debu dan KebisinganĀ 

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Berita Terbaru